Berhenti dari Pekerjaan Anda dengan Elegan dan Anggun

resign secara elegan dan anggunAdakalanya Anda akan mengalami namanya jenuh atau bosan.  Pekerjaan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun seolah hanya menjadi sebuah gugur kewajiban.  Kewajiban sebagai seorang kepala keluarga, atau kewajiban kepada orang tua yang telah menyekolahkan, atau mungkin kewajiban pada diri sendiri sebagai aktualisasi diri.  Masih banyak lagi alasan orang bekerja dan menjadi karyawan.  Namun suatu waktu ternyata Anda berpikir untuk berhenti bekerja dan memulai sesuatu yang baru, baik sebagai usahawan atau tetap sebagai karyawan namun pada perusahaan yang berbeda.  Banyak pula alasan Anda berpindah pekerjaan.  Dan pastinya Anda dapat meninggalkan pekerjaan lama dengan cara yang elegan dan anggun, sehingga tidak menjadi penilaian negatif bagi rekan dan atasan lama.  Dikutip dari linkedin.com, berikut ini adalah cara-cara elegan untuk berhenti dari pekerjaan Anda saat ini.

1.  Evaluasi Kondisi dan Situasi

Pastinya Anda berhenti adalah situasi dan kondisi yang tepat dan benar.  Tidak terlibat masalah pribadi ataupun kondisi emosional.  Pastikan pro dan kontra dari keputusan berhenti Anda, pertimbangkan faktor apa yang sebenarnya Anda dapat improve, atau mungkinkah Anda mendapatkan posisi lainnya dalam perusahaan yang sama, dan masih banyak faktor penting untuk dianalisa. 

2.  Periksa Aspek Legal

Ketika Anda bergabung dalam sebuah perusahaan, maka akan ada hal-hal yang bersifat legal yang menjadi perjanjian kedua belah pihak.  Adalah kondisi legal yang dapat menghalangi Anda untuk berhenti ataukah ada kondisi legal yang dapat memberatkan Anda dikemudian hari.  Perhatikan aspek-aspek legal yang menyangkut dalam pekerjaan Anda saat ini sebelum memutuskan untuk resign.  Pastikan pula aspek finansial Anda sesaat akan berhenti, dimana dapat berdampak pada kehidupan Anda setelahnya, terlebih jika belum memperoleh pekerjaan lain sebelum Anda berhenti. 

3.  Tentukan Waktu yang Tepat

Dalam kondisi ideal adalah Anda berhenti pada puncak prestasi bukan dalam posisi bermasalah.  Namun demikian kejadian yang sering terjadi adalah Anda berhenti tidak pada posisi terbaik, dan hal ini jangan menunda rencana Anda terlalu lama.  Setelah melakukan analisa yang tepat dan menemukan waktunya, maka segeralah untuk bertindak, berhenti dari pekerjaan Anda. 

4.  Lakukan secara Personal kepada Atasan

Tidak perlu ragu dan sungkan bertemu atasan untuk mengatakan bahwa Anda berhenti dari pekerjaan saat ini.  Yang paling penting adalah Anda perlu memberitahukan kepada atasan terlebih dahulu sebelum kepada orang lainnya. 

5.  Berikan Surat Berhenti Anda

Fase berikutnya setelah bertemu atasan dan mengungkapkan keinginan Anda, maka selanjutnya adalah menyerahkan surat pengunduran diri secara langsung.  Berikut kepada atasan dengan tata cara yang sepatutnya dan tambahkan salinannya kepada departemen HR.

Leave a Reply