Belajar Manajemen Ketika Anda seorang Ahli Teknik menjadi Manajer

belajar manajemen ketika Anda ahli teknik menjadi manajerManajemen adalah jenjang dalam pekerjaan Anda, dimana akan ada beberapa orang yang harus disupervisi.  Ketika Anda menjadi seorang manajer dan mempunyai latar belakang ahli teknik, maka apa yang harus dilakukan.  Mengulas dari mindtools.com, berikut ini adalah cara Anda belajar manajemen saat ditunjuk sebagai seorang manajer.  Sebagai seorang ahli teknik Anda akan banyak menghabiskan waktu berurusan dengan masalah orang, bukan lagi menggunakan ketrampilan teknis.  Anda akan berurusan dengan masalah-masalah manajemen seperti koordinasi proyek, konsolidasi orang-orang dan mengamankan politik kantor.

Promosi bagi seorang ahli teknik terlebih dengan keterbatasan kemampuan manajemen sangatlah sulit, akan menjadi tantangan besar, dan merupakan transisi panjang dalam karirnya.  Anda dapat mengantisipasi proses transisi ini berjalan mulus dengan mengetahui apa saja yang harus dilakukan.

Tantangan Manajemen

#Menjadi seorang manajer, Anda tidak hanya mementingkan ketrampilan dan keunggulan diri sendiri, melainkan harus fokus pada ketrampilan dan keberhasilan Tim.  Tantangan terbesar adalah bagaimana Anda dapat meningkatkan ketrampilan teknis orang-orang sehingga Anda dapat fokus pada tujuan akhir manajemen.

#Tantangan selanjutnya adalah memulai dari awal, dimana sebelumnya Anda berada pada posisi seorang superstar dengan ketrampilan yang mumpuni.  Fokuslah mencapai hasil-hasil secepat mungkin meski hanya sebuah kemenangan kecil.  Dengan pencapaian tersebut motivasi dan semangat tim akan bangkit dan terus bergerak maju mencapai prestasi selanjutnya.

Ketrampilan yang Diperlukan

Menjadi seorang manajer meski latar belakang Anda adalah seorang ahli teknik dapat berjalan dengan baik manakala Anda mempersiapkan diri dengan Skills berikut.

1.  Delegation (Delegasi)

Anda harus tahu bagaimana mendelegasikan tugas kepada tim secara efektif. Ini akan membuat Anda terhindar menghabiskan waktu melakukan hal-hal yang seharusnya tidak lagi menjadi tanggung jawab Anda.

2.  Briefing

Anda perlu menjaga tim Anda up to date pada kemajuan mereka, apa yang Anda harapkan dari mereka, dan apa yang akan terjadi esok hari.

3.  Motivation (Motivasi)

Sebagai manajer Anda berkewajiban menjaga semangat dan motivasi tim untuk bekerja baik.  Ketika mereka berhasil maka berikanlah apresiasi dan ketika mereka gagal berikanlah dukungan Anda dan umpan balik positif.

4.  Communication (Komunikasi)

Komunikasi adalah alat keberhasilan Anda dalam membangun tim yang solid.  Informasi yang disampaikan haruslah jelas dan sederhana.  Kemampuan Anda berkomunikasi adalah syarat mutlak sebagai seorang manajer.

5.  Discipline (Disiplin)

Membangun disiplin merupakan sebuah dasar keberhasilan tim Anda, dimulai dari diri sendiri berlaku disiplin, maka akan menjadi role model bagi anggota tim Anda.  Jika ada tim yang melanggar aturan, sebaiknya segera diberikan pembelajaran disiplin, agar kepercayaan tim tetap terjaga dan rasa hormat tetap ditegakkan.

6.  Recruitment

Carilah orang yang tepat dalam tim Anda, dan carilah orang yang sanggup beradaptasi cepat dengan anggota lama.  Perlakukan orang baru Anda sama dengan tim lain, sehingga tidak muncul saling curiga dan konflik internal.

Leave a Reply