BeKerja lebih Cerdas, Bukan BeKerja lebih Keras, sebagai Formula Dasar Pengembangan Karir

BeKerja lebih Cerdas, Bukan BeKerja lebih Keras, sebagai Formula Dasar Pengembangan Karir
BeKerja lebih Cerdas, Bukan BeKerja lebih Keras, sebagai Formula Dasar Pengembangan Karir

Setiap profesional ingin menapaki jenjang karir yang berkelanjutan, mulai dari level entry staff hingga top management, mulai dari setahun dua tahun hingga belasan atau bahkan puluhan tahun.  Profesional Sejati selalu ingin mengabdikan kompetensinya untuk lingkungan sekitar, dan mendapatkan benefit setelahnya.  Untuk itulah dalam Pengembangan Karir yang Anda perlukan adalah Kerja Keras yang lebih Cerdas, bukan semata Kerja lebih Keras namun Kerja yang lebih Cerdas.

Dalam perjalanan karir para profesional ini akan membekali diri dengan berbagai Pengetahuan dan Ketrampilan yang mampu menunjang performa kerja. Berbagai kompetensi akan dipelajari dan dipraktekkan dalam lingkup bidang kerjanya, dan berharap hasil optimal yang mampu memberikan manfaat, berupa pendapatan atau penghasilan, jabatan atau pangkat, serta apresiasi lainnya dari perusahaan.  Dan mutlak hukumnya perlu Kerja Keras, Kerja Penuh Perhitungan Matang, Dasar Analisa yang Akurat serta Persiapan dan Pelatihan.

Bekerja Keras adalah wajib, namun untuk mendapatkan hasil lebih optimal, Anda dituntut Bekerja lebih Cerdas, bukan sekedar menambah Jam Kerja, datang lebih pagi pulang lebih sore, namun mampu melihat Prioritas Utama Kerja, mampu mengerjakan Solusi Masalah dengan efektif dan efisien, dan mampu menetapkan Standar Kinerja yang baik dan benar.

Berikut ini adalah Formula Dasar Bekerja lebih Cerdas bagi Pengembangan Karir Berkelanjutan.

1.  Buatlah Dashboard Progres Kerja Anda

Tugas yang menumpuk tidak akan menjadi beban, jika setiap progres yang sudah selesai dapat terlihat kasat mata.  Buatlah Dashboard Progres Kerja Anda, yang mudah terlihat, sehingga setiap tasklist yang sudah DONE akan memberikan kesenangan dalam pekerjaan.  Dan sisa to do list lainnya akan tampak menarik segera diselesaikan.  Dashboard berhubungan dengan kontrol dan monitoring terhadap proses dan progres kerja.  Semakin hijau dashboard Anda, akan semakin bergairah Anda Bekerja lebih Cerdas.

2.  Jangan Langsung Berkomentar dalam Meeting atau Email

Jika mengikuti sebuah meeting dan ada sebuah pendapat yang ingin segera Anda sanggah, maka tahanlah.  Demikian pula halnya dengan email yang masuk inbox, dan Anda gregetan ingin menjawabnya segera, maka tahanlah.  Berikan waktu kepada Anda untuk melihat dan mentelah lebih dalam apa yang diucapkan dalam meeting atau apa yang disampaikan email tersebut. Berpikir lebih dahulu sebelum menjawab komentar akan memberikan gambaran dimana posisi Anda saat ini.

3.  Buka Pikiran dengan Bacaan Baru

Berikan asupan makanan kepada pikiran Anda dengan bacaan yang menantang asumsi atau keyakinan Anda.  Bacaan yang berguna melatih Pola Pikir, Paradigma, Analisa, Emosi atau apapun jua, bermanfaat dalam melakukan pekerjaan lebih baik dan lebih cerdas.  Semakin banyak hal baru yang menarik dan menantang, akan semakin baik cara berpikir dan bertindak Anda dalam pekerjaan.  Anda akan melihat garis besar cara Pengembangan Karir melalui cara Kerja lebih Cerdas, bukan cara Kerja lebih Keras.

4.  Berikan Waktu untuk Project Khusus

Setiap waktu Anda mendapatkan kepercayaan sebuah project, dan adakalanya Anda tidak ingin mengerjakannya, maka coblah luangkan waktu 30 menit hingga 1 jam untuk menelaah lebih dalam mengenai assignment tersebut.  Dan waktu Anda itu hanya untuk menelaah project tersebut, bukan untuk lainnya.  Dan ketika muncul “ajakan” dari dalam hati, untuk tidak mengerjakannya, serta muncul berbagai alasan, maka sederhana tindakan Anda, yakni “Kerjakanlah, segera”!!!

5.  Lakukan Peregangan Otot

20 menit fokus pada layar komputer, cukup untuk menegangkan otot dan pikiran Anda.  Maka selanjutnya, bangkitlah dan berjalanlah di lorong kantor, untuk sekedar mengambil air minum atau membuat kopi.  Jangan paksa diri Anda bekerja melebihi 2 jam dengan duduk dikursi, akan tetapi berikan kesempatan olah fisik ringan disela-sela waktu kerja tersebut.  Peregangan otot akan menyegarkan pikiran Anda dengan lancarnya aliran darah.

6.  Kumpulkan Umpan Balik Positif

Kerja Cerdas berarti Anda mendapatkan banyak masukan dan umpan balik positif.  Kumpulkan file-file Anda yang mendapat respon dari atasan, kolega atau rekan kerja yang memberi nilai positif.  Kumpulan ini berguna manakala Anda mulai stress dengan pekerjaan atau merasa kurang apresiatif dari pekerjaan yang sudah dilakukan.  Baca kembali masukan positif tersebut, dan ini akan menjadi sebuah stimulan untuk membangkitkan kembali gairah kerja Anda.

7.  Mundur untuk Persiapan Lebih Baik

Jika memang pekerjaan Anda sudah sangat berat, dan terlalu besar beban pikirannya, maka mundurlah, beristirahat atau pulang.  Lebih baik Anda menenangkan pikiran lebih dulu sebelum memulai kembali.  Pikiran yang terlalu berat akan sulit diajak berkonsentrasi atau fokus.  Mundur dari task tersebut, lakukan peregangan dan istirahat untuk persiapan lebih baik sesudahnya.

8.  Pilih Tugas paling Mudah

Banyaknya tugas tidak akan menambah banyaknya waktu yang Anda alokasikan, jika Anda mampu melihat mana yang Utama dan Prioritas.  Dan untuk memberikan efek bola salju pada Kinerja Anda, selesaikanlah pekerjaan yang paling mudah atau paling ringan.  Dengan berkurangnya to do list Anda, secara langsung berdampak pada semangat Anda menyelesaikan pekerjaan lainnya.

9.  Batasi alat-alat Komunikasi

Konsentrasi dengan pekerjaan, dan kurangi komunikasi yang tidak penting, seperti telepon ,email atau SMS.  Alokasikan waktu Anda untuk membalas email, atau SMS pada sore hari atau waktu khusus, sehingga tidak mengambil jatah waktu kerja Anda sesungguhnya.  Email dan SMS adalah permintaan komunikasi yang sifatnya sekunder, karena jika memang sangat urgent, rekan kerja Anda akan melakukan komunikasi langsung berupa telepon atau datang ke meja.

Bekerja lebih Cerdas akan memberikan kesempatan Anda melihat peluang lebih baik, manakah yang terbaik yang bisa memberi manfaat bagi Pengembangan Karir Anda.  Jika Anda Bekerja lebih Keras dengan menambah waktu kerja, maka Pola Pikir Anda akan terbatas hanya pada Penyelesaian Tugas semata, bukan berpikir lebih luas, lebih analitik, lebih strategis.  Bekerja Cerdas bukan berarti tidak Bekerja Keras, namun mampu Bekerja secara Efektif dan Efisien.

Leave a Reply