Bagaimana Anda dapat Memahami Lebih Dalam Kekuatan Diri Sendiri

memahami kekuatan diri sendiri

Tidak banyak orang yang paham akan kekuatan dan kelebihan diri sendiri, sehingga masih banyak yang lebih fokus pada memperbaiki kelemahan dan kekurangan. Sementara dalam pengembangan karir, Anda dituntut untuk lebih mengeksplorasi kelebihan dan kekuatan dibandingkan menutupi atau memperbaiki kekurangan. Anda perlu memahami diri sendiri agar ketrampilan dan kemampuan Anda akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan melakukan pembelajaran hal baru.

Seorang atlit renang tidak mungkin dipaksakan menang dalam lomba lari, dan seorang sprinter juga tidak mungkin diminta merajai lomba maraton. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan, dan dalam pengembangan karir Anda perlu menjual kelebihan dan kekuatan, sambil belajar mengurangi kelemahan.

Mengapa Kekuatan dan Kelebihan Penting

Tanpa memahami kekuatan dan kelebihan individu dan kelompok, Anda akan kesulitan dalam mengejar performa atau mempertahankannya. Alasan utama Anda perlu fokus pada kekuatan dan kelebihan tim diantaranya adalah

#Pertama, fokus pada kelemahan tidak akan membuat tim Anda bekerja lebih untuk memperbaikinya, terlebih jika banyak mendapat umpan balik negatif. Secara alami masing-masing individu akan cenderung menyangkal kekurangan mereka dan mereka tidak akan termotivasi bekerja jika kekurangan menjadi dasar perbaikan. Setiap orang akan lebih respek dengan apresiasi dan penghargaan. Dan untuk mendapatkan penghargaan maka orang-orang akan mengulangi perilaku positif. Inilah mengapa Anda perlu fokus pada kapasitas dan kelebihan bukannya pada kekurangan dan kelemahan.

#Kedua, lebih mudah menemukan kekuatan dibandingkan kelemahan. Berlatih meningkatkan kekuatan dan kelebihan lebih menarik dibandingkan memperbaiki kelemahan. Anda seorang yang ahli dalam presentasi, dan ketika Anda ada kesempatan makan meningkatkan kemampuan presentasi jauh lebih menantang dibandingkan kelemahan Anda dalam mengolah data misalnya.

Bagaimana Anda dapat memahami kekuatan dan kelebihan

1.  Mintalah masukan dari orang lain

Carilah masukan dari beberapa orang yang tepat akan kelebihan Anda, seperti kolega, rekan kerja, keluarga dan kerabat. Mintalah mereka memberikan contoh yang tepat akan kemampuan Anda, terlebih jika Anda tidak mampu melihat kelebihan diri sendiri meski dalam pekerjaan yang Anda jalani.

2.  Identifikasi

Setelah Anda memperoleh cukup banyak masukan dari sahabat dan rekan kerja yang dipercaya, selanjutnya Anda dapat kelompokkan kelebihan tersebut dalam beberapa kategori. Terkadang Anda sadar akan kelebihan diri sendiri, sementara disaat bersamaan Anda tidak menyadarinya karena sudah menjadi sifat alami Anda. Misalnya Anda seorang komunikator yang sangat bergairah ketika melakukan presentasi, dan terjadi setiap waktu tanpa Anda sadari. Sementara dalam bidang lainnya, Anda sangat lihai menganalisa data dan sangat menguasainya. Anda mungkin sadar bahwa olah data adalah expertise Anda, namun mungkin Anda tidak merasa sebagai seorang komunikator handal.

3.  Membuat Profil Kekuatan Anda

Dengan identifikasi yang jelas, selanjutnya Anda perlu membuat profil diri sendiri. Buatlah profil diri secara sistematis mengenai kemampuan dan kelebihan Anda dalam paragraf singkat. Hal ini berguna bagi Anda sebagai petunjuk dalam pengambilan keputusan dan tindakan, dan sebagai pedoman untuk percaya diri ketika situasi sulit.

4.  Identifikasi cara Anda menggunakan Kekuatan Diri

Lebih jauh pelajari posisi dan profesi Anda saat ini, yang ditopang oleh kelebihan dan kekuatan. Apakah Anda bermain dalam area kelebihan diri sendiri ataukah justru Anda keluar jalur. Dengan berada dalam koridor kemampuan dan kelebihan Anda, maka Anda akan menikmati profesi dan pekerjaan saat ini. Misalkan Anda menghabiskan waktu sehari dalam seminggu untuk mengolah laporan, sementara Anda adalah seorang People Person, maka lebih efektif jika Anda memberdayakan orang lain melakukan pekerjaan tersebut sementara Anda yang membimbing mereka.

Leave a Reply