Beberapa Pertimbangan dalam Perubahan Karir Profesional Anda

Anda tentu tidak menginginkan dalam menjalani Karir Profesional akan terhenti pada titik tertentu dan akhirnya memilih Pensiun Dini, atau Berhenti Bekerja untuk memulai Usaha Lainnya.  Terkadang pilihan Bekerja sebagai Karyawan atau Profesional tidak lebih buruk daripada menjadi seorang Usahawan atau Business Owner.  Ibarat Anda memilih menjual waktu dan pikiran daripada menjual produk atau jasa, Anda lebih memilih menerima Gaji dibandingkan memberikan Gaji, dan masih banyak pertimbangan lainnya, dimana semua mempunyai Kelebihan dan Kelemahan tersendiri.

Pilihan berkarir dalam bidang professional mutlak Anda perlu memberikan yang terbaik yang telah menjadi Komitmen Bersama antara Individu Pribadi Anda dengan Manajemen Perusahaan.  Namun terkadang pula Anda merasa dapat Memberikan dan Menghasilkan Lebih daripada sekedar apa yang Anda dapat dari Profesi saat ini. Namun demikian Anda pun belum mampu memutuskan akan mengubah Arah Karir, dan mungkin hal tersebut bukan pilihan yang tepat saat ini.  Banyak orang menghindari Zona Nyaman, dimana kita semua paham bahwa sifat dasar manusia adalah Praktis, Instant dan Tidak Ingin Susah.  Stigma yang beredar saat ini dikalangan Profesional, terlebih mereka yang telah bertahun-tahun bekerja dan berkarya adalah “Mau Cari apa lagi seh..? Kan posisi sekarang sudah enak”.  Lalu bagaimana Anda dapat menetapkan Hati untuk mulai Berpikir tentang Perubahan Karir?

perubahan karir1.  Pekerjaan sebagai “Keterpaksaan”.

Anda mungkin sering mendengar bahwa banyak orang bekerja karena tuntutan perut, kewajiban membayar tagihan, hutang dan lainnya.  Anda mungkin pun diawal karir memilih Pekerjaan Pertama demi memenuhi Kebutuhan Hidup dan belum berpikir akan Nilai atau Prospek Masa Depan yang diinginkan.  Walau banyak pula para calon Sarjana bahkan lulusan Sekolah Menangah yang telah menetapkan Tujuan Hidupnya dalam Mencari Penghasilan.  Jika Anda masih merasakan Pekerjaan saat ini adalah Keterpaksaan dalam Membayar Kewajiban Hidup, dan Anda tidak menginginkannya untuk waktu panjang, maka segera Merenung dan Memikirkan Minat dan Bakat Anda, sehingga dapat mulai mencari Jenis dan Model Pekerjaan serta Profesi yang sesuai.  Kejarlah Bayangan Pekerjaan dan Profesi yang mampu memberikan Kebahagiaan dalam Hidup Anda kelak.

2.  Perubahan Hidup sebagai Hal Menarik Baru.

Adakalanya Anda menemukan sesuatu yang menarik dalam kehidupan atau terjadinya perubahan dalam kehidupan Anda yang mengarah pada Perubahan Perspektif, Cara Pandang, Impinan dan Masa Depan atau Prioritas Hidup.  Ketika Anda masih Fresh Graduate, mungkin pilihan profesi masih Idealis, namun seiring berjalannya waktu dimana Anda dituntut untuk Berkeluarga, Memiliki Rumah, Investasi atau Anda sebagai Tulang Punggung Keluarga dan beberapa anggota keluarga harus diberikan dukungan lebih, maka ini dapat menjadi Pilihan Melakukan Perubahan Karir.  Anda tidak perlu menunggu lebih lama mengevaluasi Karir saat ini, ketika perubahan telah terjadi disekeliling Anda.

3.  Pekerjaan Anda Memburuk.

Dunia Kerja tidak selalu membaik, terkadang Stagnant dan adakalanya Memburuk.  Ada saat dimana Anda perlu segera melakukan Evaluasi dan Pertimbangan Matang untuk mengubah Arah Karir Profesional, yakni pada saat Bidang Pekerjaan Anda tidak lagi Kontributif dan Prospektif.  Segera Analisa Kondisi Aktual dan Pertimbangkan Kondisi yang Anda inginkan dalam Prospek Karir Berikutnya.  Setiap karir yang Anda jalani dapat dianalisa setiap tahun pergerakannya, dan jika dalam 3 tahun Anda tidak merasakan atau melihat Pergerakan Positif maka perlu dilakuan Evaluasi Pribadi terhadap Karir Anda.

4.  Bidang Baru yang Menarik.

Ketika sebuah Bidang Profesi mengalami Pemburukan, ada sisi lainnya yang akan Muncul dan Menjadi Bidang Baru yang Prospektif.  Pada saat Perdangan Konvensional mulai jenuh, maka muncullah Perdagangan Modern dengan Konsep One Stop Shopping atau Online Trading.  Anda dapat mendalami Bidang Baru dengan menambah Kompetensi dan Kapabilitas serta mempersiapkan diri menjadi Ahli dalam Bidang tersebut.  Perubahan bukan sebuah Hal yang harus dihindari namun Sikap Bijaksana untuk dihadapi dan diantisipasi.

5.  Pekerjaan Anda tidak Menawarkan Nilai.

Selain Perubahan Hidup, Pemburukan Pekerjaan, ternyata Pekerjaan saat ini tidak memberikan Nilai atau Value terhadap Pribadi Anda untuk Bertumbuh atau berkembang.  Kepemimpinan, Kreativitas, Intelektualitas dan lainnya adalah Nilai Dasar yang pasti dicari Banyak Profesional.  Jika Anda tidak mendapatkan nilai dari sebuah profesi maka saat nya Anda mulai mempelajari Bidang Baru dan mendapatkan Nilai Kehidupan yang diinginkan.

Perubahan Karir Profesional tidak mudah dan tidak perlu dilakukan tergesa-gesa.  Lakukan Instrospeksi Diri terlebih dahulu dan Persiapkan Skill and Knowledge Anda sebelum terjun dalam Bidang Profesi Baru.  Perubahan Karir adalah Hal yang Lumrah dan Wajar dilakukan, selama Anda dapat melihat Kapan Perubahan Karir tersebut dilakukan.

ikhtisar.com

Leave a Reply