Bagaimana Cara Mudah Menaklukkan Rasa Ragu dalam Diri Anda

Cara Menaklukan Rasa Ragu dalam Diri Anda
Cara Menaklukan Rasa Ragu dalam Diri Anda

Jangan biarkan rasa tidak aman menghalangi jalan tujuan Anda. Rasa Tidak Aman atau Rasa Tidak Nyaman lebih berbahaya dibandingkan dengan Talenta yang kurang. Talenta masih bisa diperbaiki dengan latihan-latihan, sementara Rasa Tidak Aman adalah Perjuangan Mental dan Psikologis. Jika Anda percaya atau yakin dengan hal-hal seperti “Aku tidak akan pernah dipromosikan” atau “Saya tidak bisa bersaing dengan bisnis lain” akan mengubah keraguan diri Anda menjadi kenyataan. Inilah mengapa pentingnya Anda paham bagaimana Cara Menaklukan Rasa Ragu dalam Diri Anda.

Semua dari kita tentunya pernah mengalami keraguan kadang-kadang, tidak peduli seberapa yakin kita akan hal tersebut sebelumnya. Tapi, mental seorang yang kuat tidak akan membiarkan keraguan dirinya mencegah tujuan mereka. Sebagaimana dikutip dari lansiran inc.com berikut adalah cara untuk menjaga keraguan diri Anda sehingga tidak menjadi aral dalam meraih tujuan.

“Keraguan adalah Kondisi Mental dan Psikologis yang ada dalam Pikiran Anda”

1.  Merangkul sebuah Keraguan Kecil

Jangan khawatir tentang sebuah keraguan, karena sedikit rasa tidak aman, rasa ragu, benar-benar bisa menstimulan atau mentrigger kinerja Anda. Sebuah studi tahun 2010 dalam Bidang Psikologi Olahraga menemukan bahwa individu yang mengalami sedikit keraguan dalam diri mereka akan benar-benar perform dibandingkan dengan mereka yang benar-benar percaya diri sebelumnya. Penelitian lainnya juga telah menemukan hasil yang sama.

Jadi, daripada membuang energi mengkhawatirkan keraguan diri Anda sebagai suatu tanda bahwa Anda akan gagal, sebaiknya terima dan jadikan keraguan diri sebagai alat bantu. Adanya keraguan memancing Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk berlatih atau berupaya lebih disaat Anda sadar bahwa kesempatan mungkin tidak akan berjalan lancar.

2.  Periksa Fakta-fakta dari Pikiran Anda

Keraguan adalah sebuah dilema dalam Mental dan Psikologis, artinya mereka berkutat dalam alam bawah sadar Anda. Itulah mengapa Anda perlu melakukan cek dan recek kebenaran dari pikiran tersebut.

“Apa bukti yang mencegah saya tidak bisa melakukan ini?” Kemudian tanyakan pada diri sendiri, “Apa bukti yang membuat saya bisa melakukan ini?” Tuliskan jawaban Anda pada selembar kertas.

Dengan memperhatikan fakta-fakta yang ada, Anda akan melihat hal-hal tersebut dengan cara yang lebih realistis. Meskipun latihan ini mungkin tidak akan menghilangkan keraguan diri, namun dengan memeriksa fakta-fakta akan mengurangi rasa tidak aman Anda menjadi lebih bermanfaat.

3.  Pertimbangkan Skenario Terburuk

Keraguan diri didorong oleh adanya prediksi kegagalan seperti “Aku akan mengacaukan semuanya”. Bila Anda menemukan diri terjebak dengan dugaan buruk, maka bertanyalah lagi, “Hal Buruk apa yang benar-benar bisa terjadi?” Jika Anda membuat kesalahan, apakah akan benar-benar menjadi hal yang buruk?

Ingatkan diri Anda bahwa meski terjadi sebuah kegagalan, hal itu tidak akan mengubah kehidupan. Dalam beberapa waktu kemudian, hal-hal tersebut sudah akan terlupakan. Buatlah kondisi mental Anda tetap pada perspektif positif sehingga bisa lebih tenang. Jika Anda sudah mempertimbangkan adanya Skenario Terburuk, secara mental Anda sudah siap menghadapinya.

4.  Kendalikan Emosi Anda

Keraguan adalah permainan dalam pikiran dan perilaku. Perasaan cemas dapat memicu pikiran negatif dan mengganggu kinerja Anda, kecuali jika Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatur atau mengendalikan emosi Anda.

Perhatikan bagaimana emosi dapat mempengaruhi pilihan Anda. Jika kecemasan Anda meningkat, tenangkan tubuh dan pikiran Anda dengan bernapas dalam-dalam, berjalan-jalan keluar ruangan, atau buat sibuk diri Anda dengan tugas lainnya. Jangan biarkan ketidaknyamanan meyakinkan Anda untuk menyelamatkan diri, menyerah, atau berdiam diri.

5.  Fokus pada Kinerja Anda saat ini

Keraguan akan muncul begitu saja tanpa diundang. Dan mungkin akan muncul sewaktu-waktu saat Anda akan tampil. Daripada Anda terganggu dengan perasaan tersebut, lebih baik fokus pada performa dan kinerja Anda saat ini. Gangguan perasaan akan mengalihkan perhatian Anda, dan berdampak kurang baik manakala Anda melakukan presentasi.

Sebelum Anda mengambil lompatan besar dalam mengatasi perasaan ragu-ragu, mulailah dengan memberikan diri Anda semangat kecil seperti mengatakan “Yang saya lakukan adalah yang terbaik”. Pernyataan pada diri sendiri akan mengingatkan Anda untuk tidak berlaku sempurna. Pernyataan pada diri sendiri akan menempatkan energi Anda untuk mencapai kinerja. Cara Menaklukan Rasa Ragu dalam Diri Anda adalah dengan menghindari kesempurnaan dan mempersiapkan diri dengan kondisi-kondisi terburuk.

Leave a Reply