Bagaimana Cara meningkatkan Aspek Manajemen Kinerja dalam Karir Anda

aspek manajemen dalam penilaian kinerjaPengembangan Karir ataupun personal development sudah menjadi tahapan yang perlu Anda lakukan dalam perjalanan karir profesional.  Jika karir Anda hanya sebatas pada level tertentu, maka dapat diartikan Anda tidak mengalami progress yang cukup baik.  Kebanyakan orang selalu ingin menunjukkan performa dan kinerja yang bagus sebagai dasar penilaian, dan menjadi dasar kenaikan pangkat dan jabatan.  Penilaian kinerja mempunyai beberapa aspek yang dijadikan dasar atau acuan, seperti aspek kepemimpinan, aspek culture development dan aspek manajemen kinerja.  Berikut aspek manajemen kinerja yang perlu Anda pelajari dalam pengembangan karir berkelanjutan. 

1.  Perencanaan Kerja.

Seorang manajer atau pimpinan organisasi selain berfungsi sebagai pemimpin juga berkewajiban mengelola tim.  Pengelolaan tim atau disebut manajemen adalah cara Anda mengatur proses dan prosedur yang ditetapkan perusahaan.  Dan sebelum Anda menjalankan sebuah proses dan prosedur, maka diperlukan sebuah perencanaan diawalnya, yakni berupa activity plan atau business plan.  Pembuatan rencana kerja atau proyek kerja harus selalu berdasarkan cost and benefit ratio.  Berapa jumlah resource yang akan dipergunakan, mulai dari biaya, waktu, manusia dan lain sebagainya, kemudian dihitung berapa potensi penghasilan dan keuntungan yang akan didapat.  Inilah yang disebut dengan Perencanaan Kerja. 

2.  Monitoring dan Kontrol.

Aspek manajemen berikutnya adalah process control and process monitoring.  Setelah sebuah planning Anda tetapkan, selanjutnya akan dilakukan implementasi atau praktek di lapangan.  Pada waktu pelaksanaan proyek, maka Anda sebagai seorang pemimpin tim perlu melihat, mengawasi dan mengendalikan agar semua proses berjalan baik.  Masing-masing anggota tim perlu Anda coaching and counseling sesuai dengan KPI mereka.  Kerja yang optimal akan terjadi pada saat Anda intensif melakukan monitoring dan kontrol.  Konsep pemberdayaan bukan berarti tidak adanya kontrol dan monitoring dari Anda sebagai supervisor. 

3.  Target dan Tujuan.

Aspek manajemen yang terpenting selanjutnya adalah penentuan target dan tujuan dari sebuah proyek.  Masing-masing anggota tim memahami dan mengerti apa yang harus mereka capai dalam jangka waktu tertentu.  Penentuan target perlu Anda lakukan dengan cara yang SMART dan setiap anggota tim selalu berkontribusi maksimal serta memberikan umpan balik agar pencapaian tim terwujud.  Target yang spesifik bagi masing-masing tim akan berdampak pada proporsi kontribusi yang optimal. 

Asek manajemen kinerja merupakan salah satu penilaian yang dijadikan dasar Anda berhasil atau tidak dalam mengelola tim.  Selain aspek kepemimpinan dan aspek pengembangan budaya, aspek manajemen kinerja adalah salah satu faktor yang menentukan penilaian Anda oleh manajemen.

Leave a Reply