Bagaimana Cara Mengembangkan Rasa Percaya kepada Tim Anda

percaya diri adalah jiwa besarPekerjaan kadang berjalan sesuai dengan harapan, namun sering terjadi ketidaksesuaian antara keinginan Anda sebagai pimpinan terhadap orang-orang Anda.  Anda sudah mencari dan membangun Tim Terbaik dari Orang-orang terbaik dalam Organisasi Anda, namun terkadang karena keterbatasan sifat manusia maka akan muncul juga Miss Communication yang berakibat Miss Perception dan menjadikan Miss Target.  Sebagai seorang Pemimpin Tim, Anda perlu mengembangkan Rasa Percaya kepada masing-masing Individu dalam Tim Terbaik Anda, sehingga Produktifitas berjalan Simultan dan Berkesinambungan.  Rasa Percaya adalah dasar dari Kepemimpinan dan seorang Pemimpin merasa mendapatkan Pelajaran Penting ketika Rasa Percaya berfungi dalam setiap Struktur Organisasi.

Sejarah Kesuksesan dan Kegagalan seorang Pemimpin tidak lepas dari Kredibilitasnya, dan untuk itu Anda harus Bangun Rasa Percaya orang-orang Anda meskipun memerlukan waktu yang tidak sebentar, karena Kepemimpinan bukanlah sebuah Breakthrough (Terobosan) dalam kehidupan, melainkan Proses yang Panjang dan Berkelanjutan.

Rasa Percaya adalah Dasar Kepemimpinan

Pengembangan Rasa Percaya terhadap Tim Anda dan berlaku sebaliknya memiliki 3 faktor yang harus dipupuk, yaitu: Kompetensi, Koneksi dan Karakter.  Orang akan memaafkan Anda ketika terjadi Kesalahan sekali-sekali sejalan dengan Kemampuan Anda, terlebih jika mereka melihat Anda masih Bertumbuh dan Berkembang, namun tiada Rasa Percaya pada saat Anda mempunyai Karakter Tercela.  Karakter yang tercela dapat bersifat mematikan walau terjadi Kesalahan sekali-sekali dan akan amat sulit memperoleh Rasa Percaya kembali sebab Ketidakjujuran.  Karakter adalah Faktor Kunci dalam Bangkit dan Jatuhnya suatu Bangsa (Anthony Harrigan, US Business and Industrial Council) yang menjadi Benteng Pertahanan yang efektif menghadapi Kekuatan Internal dan Eksternal yang berpotensi bagi disintegrasi.  Karakter membuat Rasa Percaya yang akhirnya membangun Kepemimpinan.

Komunikasi Karakter

Karakter pada akhirnya berkomunikasi kepada para pengikut tentang segala hal yang dibawa seorang Pemimpin.

  • Karakter Mengkomunikasikan Konsistensi

Setiap Pemimpin akan konsisten dengan Perilakunya, dan Usaha Kerasnya mewujudkan Janji serta Integritas.  Pemimpin yang “mencla-mencle” akan segera ditinggalkan para Pengikut.  Anda sebagai seorang pemimpin akan menunjukkan Konsistensi terhadap segala hal yang Anda miliki.

  • Karakter Mengkomunikasikan Potensi

Pemimpin yang mendapatkan Rasa Percaya memiliki kemampuan untuk memaksimal semua Potensi orang-orang disekitarnya.  Bukan hanya memberikan Harapan kepada para Pengikut namun juga membangun Keyakinan Kuat pada Diri Sendiri dan Organisasi.

  • Karakter Mengkomunikasikan Respek

Jika Anda tidak memiliki Kemampuan di dalam jangan harap mendapatkan respek dari luar.  Dan secara mutlak Respek merupakan kebutuhan dalam Kepemimpinan untuk bertahan lama.  Buatlah Keputusan yang tepat, Akuilah Kesalahan Anda ketika terjadi, dan Tempatkan orang-orang Anda dalam posisi Terbaik mereka diatas agenda pribadi.

Karakter yang baik akan Membangun dan Membina Rasa Percaya diantara para Pengikut.  Tidak ada Pemimpin yang dapat mematahkan Rasa Percaya dengan Anak Buahnya dan mengharapkan mempertahankan Tingkat Pengaruh yang sama Kuatnya.  Kepemimpinan adalah Rasa Percaya dan Riwayat Kepemimpinan Anda segera Tamat ketika Melanggarnya.

ikhtisar.com

Leave a Reply