Bagaimana Anda membuat Karyawan Betah? Simak Cara Google Melakukannya

employee benefitKaryawan manakah yang ingin bergonta-ganti perusahaan, terlebih hanya masalah salary atau benefit, karena bentuk Compensation and Benefit apapun semua bersifat subjective.  Berapun besarnya Kompensasi yang Anda terima tidak akan terkait langsung pada Betah Tidaknya Anda bekerja dalam sebuah Perusahaan.  Demikian pula sebaliknya bagi Perusahaan tentu ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka.

Berkaca pada perusahaan besar dunia, maka Google menjadi salah satu contoh Perusahaan yang dikenal baik hati pada Karyawannya.  Google menjadi salah satu perusahaan paling diminati para pencari kerja.  Selain bericara masalah tunjangan, ternyata Google juga sangat konsen bagaimana Karyawan dapat bekerja dengan Tenang, Senang dan Berkecukupan.

Fasilitas apa sajakah yang bisa dinikmati oleh para Googler sebutan Karyawan Google?

Selain Shuttle Transportation bagi karyawan sekitar Lokasi Googleplex, ada pula  Barber Shop Gratis di kantor bagi Karyawan yang sibuk.  Juga terdapat Laundry dan Dry Cleaning Service di kantor yang dimanfaatkan setiap akhir pecan oleh para Karyawan.

Fasilitas permainan, seperti Meja Pingpong, Billiard dan Table Football juga menghiasi sisi kantor untuk memberikan Keleluasaan karyawan menyalurkan Hobi mereka sambil bekerja.  Daftar yang dilansir dari Business Insider dapat menjadi barometer bagi Anda membangun Kenyamanan Bekerja bagi Karyawan.

Makanan dan Minuman Gratis
Makan siang gratis sudah biasa bagi banyak perusahaa, namun Google memberikan mulai Sarapan, Makan Siang dan Makan Malam bagi karyawannya, karena selain Googleplex yang cukup jauh dari Restoran, juga agar Karyawan dapat menghemat waktu dan biaya.

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan
Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20
Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek “sampingan” para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu Banyak Orang Pintar
Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop
TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.

Cuti Melahirkan dan Punya Anak
Pepatah “banyak anak banyak rezeki” tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti “menyambut anak” bagi para karyawan laki-lakinya.

Google memberikan hadiah “libur” selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan Kematian
Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.

ikhtisar.com

One thought on “Bagaimana Anda membuat Karyawan Betah? Simak Cara Google Melakukannya

  1. hermawan June 19, 2013 at 12:20 PM

    Google do it, better of ISO Certification

Leave a Reply