Mengerti pentingnya Atribut dan Esensi Karir bagi Anda

Atribut dan Esensi Karir
Atribut dan Esensi Karir Profesional

Mengerti pentingnya Atribut dan Esensi Karir bagi Anda seorang karyawan adalah agar dapat fokus pada tujuan bekerja.  Berapa tinggi keinginan Anda memajang pangkat atau gelar akademi dalam sebuah kartu nama, sehingga orang lain akan melihatnya sebagai seorang profesional yang hebat.

Apakah Anda butuh pengakuan orang lain terkait dengan gelar dan pangkat Anda? Ataukah karena adanya hubungan relasi dengan seorang pejabat dan pesohor negri ini? Ataukah fasilitas dan tunjangan yang tampak kasat mata sehingga nilai Anda menjadi jauh lebih tinggi?.

Semua akan dikembalikan kepada masing-masing Anda dalam menjadi seorang profesional.  Pengembangan Karir profesional mungkin tidak dapat dilepaskan dari jabatan dan pangkat serta kompensasi yang diraih.  Makin besar tunjangan dan makin tinggi jabatan Anda, secara umum jelas mempertegas posisi Anda sebagai seseorang dengan karir cemerlang.

Perlu diingat bahwa dalam Pekerjaan dan Karir sudah ada pembeda yang tegas, yakni perbedaan antara Atribut dan Esensinya.  Pangkat, jabatan, tunjangan dan lainnya adalah Atribut bagi penunjang karir Anda.  Semuanya merupakan pelengkap dari posisi profesional Anda saat ini, dan tidak mencerminkan Esensi dari Karir itu sendiri.

Berkaca dari Erich Fromm seorang filsuf dan pemikir kontemporer dijelaskan bahwa kebanyakan orang akan berpikir sebagai berikut :

1.  HAVE Enough.

Mempunyai (cukup) segala hal yang terkait dengan materi seperti uang, sumber daya, benda dan lainnya.  Sehingga dapat melakukan apapun yang diinginkan.  Sifat ini menjadi yang pertama bagi banyak orang.  Mereka perlu mencari berbagai materi yang diinginkannya, sehingga dengan demikian dapat melakukan apapun yang dikehendaki.

2.  DO what they want.

Setelah seseorang mempunyai apa yang diinginkannya, maka mereka akan banyak berbuat sesuatu.  Dengan kelebihan yang ada, Anda dapat melakukan semuanya. Dengan waktu yang dimiliki Anda dapat bebas bertingkah-laku. Dan dengan kekuasaaan yang dipunyai, seseorang mampu melakukan sesuatu.

3.  BE Happy.

Dengan kepemilikan materi dan kemampuan melakukan berbagai tindakan.   Tujuan akhir yang diinginkan adalah rasa bahagia, senang, nyaman.  Karena Anda adalah orang yang punya segalanya, maka dapat dipastikan akan mendapatkan kebahagiaan.

Namun demikian apakah Anda merasa dengan segala hal tersebut seluruh kebahagiaan dengan melakukan apapun akan tercukupi?.  Pernyataan ini adalah kebalikan dari “Do You Happy Enough for Doing What You Want”?.  Dengan melihat kondisi aktual di lapangan, dimana setiap orang tidak akan mendapatkan kepuasaan dan aktualisasi pada saat Pengembangan Karir profesionalnya mengarah pada Atribut (Pelengkap), akhirnya Erich Fromm, memberikan alternatif lainnya :

1.  BE who you are.

Kenali passion, strength dan purpose of life Anda, sehingga diri Anda yang akan mengantar dan memimpin kedalam tujuan sebenarnya.  Menjadi diri sendiri adalah langkah awal bagi Anda untuk merasakan bahagia yang sejati.  Anda melakukan sesuatu yang sesuai hasrat diri, kemauan diri dan tujuan hidup.

2.  DO what you love.

Jika Anda melakukan sesuatu karena keterpaksaan, niscaya hasil yang diraih tidak akan pernah maksimal.  Kontribusi maksimal akan terjadi pada saat Anda melakukan profesi yang betul-betul dicintai.  Profesi yang dilandasi dengan rasa senang, rasa nyaman dan tenang, maka akan mengalir sebagai sebuah permainan tanpa rasa lelah.

3.  HAVE what you need.

Setelah melakukan apa yang Anda sukai, maka apa yang Anda butuhkan akan tampak nyata.  Walau tidak mudah dan tidak secepat yang diinginkan datangnya.  Anda akan melihat mana sesuatu yang memang betul-betul dibutuhkan, atau sesuatu yang hanya sekedar keinginan sesaat.

Dengan mengerti pentingnya atribut dan esensi karir bagi pekerjaan Anda, maka seseorang mampu menjalani pekerjaan setulus hati.  Pengembangan Karir, baik karyawan sebuah perusahaan ataupun seorang self employee, menuntut Anda menjadi Diri Sendiri dan  melakukan apa yang disukai dan dicintai.

Atribut bukan segalanya dalam Karir Profesional, namun dengan Esensi yang jelas maka pada saatnya Atribut akan datang kepada Anda.  Atribut adalah materi dan aksesoris dalam pekerjaan Anda, sedangkan Esensi adalah Diri Anda yang ingin menjadi seorang profesional sejati.

Leave a Reply