Inilah Aspek Kepemimpinan yang penting bagi Penilaian Kinerja Anda

aspek kepemimpinan dalam penilaian kinerjaPenilaian Kinerja adalah bagian dari perjalanan karir profesional Anda.  Baik atau Buruknya hasil dari sebuah penilaian kinerja tidak akan menjadi barometer kesuksesan Anda dalam berkarir.  Begitu banyaknya faktor yang berpengaruh pada penilaian kinerja dan ini menjadi tantangan untuk Anda hadapi.  Tantangan terpenting adalah Anda mampu membangun hubungan antara atasan dan bawahan menjadi sebuah hubungan yang efektif sebagai pribadi atau profesional, hal ini berguna untuk pengembangan diri maupun karir Anda.

Terlepas dari kategori dan jenis perusahaan tempat Anda bekerja, penilaian kinerja mempunyai beberapa faktor yang dijadikan dasar.  Diantara faktor yang menentukan nilai kerja Anda selama kurun waktu tertentu adalah faktor Kepemimpinan, faktor Manajemen Kerja, faktor Pengembangan Budaya dan faktor Proses Monitoring dan Kontrol.

Beberapa faktor yang menentukan dari Aspek Kepemimpinan dalam Penilaian Kinerja berikut ini dapat menjadi pembelajaran bagi Anda.  Kepemimpinan menjadi sebuah penilaian khusus bagi Anda yang mempunya Tim atau Bawahan.  Makin baiknya “angka” pada faktor kepemimpinan, maka makin memperjelas kemampuan Anda dalam memimpin.  Aspek Kepemimpinan merupakan penilaian bawahan kepada Anda selaku pemimpin mereka.  Dan berikut aspek penilaian kinerja dari sisi kepemimpinan. 

1.  Menjalankan Prosedur dan Aturan dengan Jelas.

Sebagai pemimpin dari sebuah departemen Anda berfungsi sebagai Manajer Tim, dan setiap Proses atau Prosedur yang berlaku perlu ditegakkan dengan baik dan dijalankan oleh masing-masing anggota tim Anda.  Kemampuan Anda membuat anggota tim menjalankan proses dan prosedur menunjukkan Anda mampu memimpin mereka. 

2.  Menjelaskan Informasi yang Relevan bagi Anggota Tim.

Sebagai Pemimpin Anda harus mampu menjelaskan setiap rincian kerja masing-masing anggota tim Anda, dan menjadikan mereka bekerja produktif.  Keterbukaan yang dijalankan adalah informasi relevan bagi masing-masing individu Tim Anda.  Informasi ini harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan mereka, sehingga dapat bekerja baik dan benar. 

3.  Menciptakan Suasana Kerja Kondusif.

Seorang Manajer mungkin seorang yang sangat berpengalaman dalam mengelola proses dan prosedur.  Dan jika Anda memilih menjadi pemimpin, tidak cukup rasanya hanya memastikan masing-masing anggota tim Anda mengerti dan paham akan proses prosedur berlaku.  Sebagai pemimpin tim kerja, Anda harus membangun suasana kondusif, yakni suasana kerja yang penuh keakraban, kehangatan dan lingkungan personal yang dekat.  Kedekatan personal secara langsung akan membangun suasana kerja kondusif.  Kemampuan Anda melakukan hal tersebut mempertegas aspek kepemimpinan Anda yang handal. 

4.  Memotivasi Anggota Tim.

Setelah terbangunnya suasana kerja yang hangat dan akrab, selanjutnya perlu dikembangkan kemampuan Anda menjadi motivator bagi tim.  Pekerjaan akan menjadi sebuah beban, cepat atau lambat.  Dan kemampuan Anda membangun motivasi  kepada masing-masing pribadi merupakan ketrampilan seorang pemimpin sejati.  Aspek kepemimpinan Anda telah terbentuk secara alami jika mampu menjadi tempat bertukar pikiran atau bahkan tempat curahan hati bawahan Anda. 

5.  Menerima dan Melakukan Perubahan.

Yang terakhir dalam aspek kepemimpinan yang perlu Anda pahami adalah kemampuan untuk menerima dan melakukan perubahan.  Perubahan yang diharapkan adalah perbaikan kualitas, peningkatan proses kerja, perubahan sistem kerja lebih efektif, peningkatan kinerja individu dan tim.  Perubahan yang terjadi karena kondisi pasar pun dapat Anda akomodir menjadi sebuah tantangan kepada setiap anggota tim.  Keberhasilan Tim Anda dalam menghadapi perubahan merupakan kesuksesan Anda menjadi pemimpin. 

Aspek Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang dijadikan acuan dalam Penilaian Kinerja.  Pada waktu tertentu, setiap akhir semester atau setiap akhir tahun, akan ada waktu khusus bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi dan penilaian.  Penilaian Kinerja selalu bersifat individu atau personal namun faktor-faktor penentunya adalah hasil kerja dari keseluruhan anggota tim.  Bangunlah Tim Anda menjadi Tim yang handal, maka aspek kepemimpinan dalam penilaian kinerja Anda akan mencapai angka maksimal.

Leave a Reply