Apakah Ekstrovert lebih Produktif dibandingkan Introvert

Dalam kebanyakan cara orang melakukan Pengembangan Diri, selalu bermula dari sebuah acuan, yakni Siapakah Anda dan Bagaimanakah Anda melihat diri sendiri.  Apakah Anda seorang yang cenderung Tertutup atau seseorang yang cukup Terbuka.  Ketertutupan maupun Keterbukaan bukanlah harga mati dalam Pengembangan Diri Anda, baik sebagai Individu Pribadi ataupun Profesional.  Tidak banyak pula orang yang benar-benar disebut Introvert atau orang yang benar-benar Ekstrovert.  Kebanyakan dari kita adalah berada pada posisi median di tengah, atau diistilahkan sebagai Ambivert.  Akan tetapi tidak jarang Anda dapat menyaksikan bahwa cukup banyak pula orang yang memiliki Sikap dan Sifat Condong pada salah satunya.  Penyikapan sikap Intro atau Ekstro ini tidak bisa lagi dipandang sebagai sebuah Definisi yang Baku yaitu : Ekstrovert adalah Pribadi yang Terbuka dan Ekspresif dalam Perilaku dan Introvert adalah Pribadi yang Pemalu dan Tertutup.  Belle Beth Cooper salah satu pengamat perilaku para profesional, menulis bahwa perbedaan Intro dan Ekstro ternyata dapat didasarkan dari Sumber Energi yang dimiliki, yaitu:

Esktrovert adalah orang yang memperoleh Energi dari Orang lain dan Energinya akan tereduksi ketika berada dalam Kesendiriaannya.

Introvert adalah orang yang dengan Kesendiriannya dapat memaksimalkan kemampuan yang dimiliki atau secara tidak langsung akan kehabisan tenaga pada saat berkumpul dan bersosialisasi.

ekstrovertDengan memahami kemampuan maksimal Anda dalam sebuah keadaan dan situasi, maka akan didapatkan siasat efektif untuk menjadi Pribadi yang Lebih Produktif.  Berikut beberapa tip menjadi lebih Produktif tanpa melihat kecenderungan Anda atau Tim Anda sebagai Pribadi yang Ekstro atau Intro.

1.  Ekstrovert

  • Sibukkan Diri Anda, karena sangat memerlukan Stimulus dalam Pekerjaan.  Sedemikian Anda akan memiliki Jadwal atau Schedule yang Padat, karena disinilah Ritme Kerja Anda akan terbentuk.
  • Berikan Pujian, yang menjadi sebuah validasi bahwa mereka sangat diperlukan dalam Tim.  Pujian didepan orang banyak justru menggairahkan semangat kerja mereka.
  • Eksplorasi.  Adalah bentuk penemuan jati diri seorang yang Ekstrovert, sehingga tidak dapat diam dalam satu atau dua perkara, dan kahirnya mengangkat kemampuan untuk lebih Kreatif dan Inovatif.

2.  Introvert

  • Ruang Pribadi.  Adalah cara seorang Introvert mendapatkan ide cemerlang dalam pekerjaannya, sehingga aura negatif dari perkumpulan banyak orang hanya akan menghalangi produktivitas.
  • Fokus Pekerjaan.  Seorang Introvert lebih membutuhkan Fokus dalam sebuah bidang dari pada banyak pekerjaan, karena tingkat kemampuan mereka yang cukup komplek dalam menjalani pekerjaan.
  • Adaptasi (Attuning).  Kemampuan seorang Introvert dalam menjalin hubungan satu lawan satu adalah bekal yang sangat bagus dalam mengembangkan Interpersonal Skill.  Tingkat Sosial Intelegensi yang tinggi memudahkan seorang Introvert bergaul dengan orang lain.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia dapat dilihat dari sisi Sikap Kecenderungan seseorang, apakah mereka cenderung Introvert atau Ekstrovert.  Kedua Sifat ini tidak dapat dikatakan satu lebih baik daripada lainnya, tergantung Anda sebagai Pemimpin Perusahaan dalam melakukan Pengembangan Diri bagi masing-masing Individu dalam Organisasi Anda.

ikhtisar.com

Leave a Reply