Analisa Operational Expences Bisnis Anda

Bagaimana Anda dapat memonitoring dan mengelola Pengeluaran Oeprasional Bisnis dan Organisasi Anda secara Bijaksana dan Terukur, tanpa harus melakukan Cost Cutting (Pemotongan Biaya) dibeberapa tempat.  Bagaimana Anda mampu menganalisa lebih jauh tentang pengeluaran bisnis Anda..?

Bertanyalah pada diri sendiri, apakah Anda pemiliki Bisnis ini, apakah Anda orang yang paling berkompeten dalam tugas ini, apakah Anda orang yang paling memenuhi syarat untuk tugas tersebut.  Bukan masalah berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk menganalisanya.  Karena jikalau Anda memiliki seorang Finance Manager atau seorang CFO (Chief Finance Officer), maka dia lebih berkompeten akan hal ini.  Mereka lebih berhak untuk melakukan Analisa Keuangan bagi Anda, dan seorang controller yang proaktif akan melakukan pekerjaan ini secara baik dan efektif.

Untuk itu berikut beberapa tips yang dapat Anda pelajari akan hal tersebut:

  • Analisa Laporan Laba Rugi (Income Statement)
  • Bandingkan Aktual dan Anggaran
  • Gunakan Dashboard
  • Membuat Perbandingan Industri (Industry Comparison)

Menganalisis Laporan Laba Rugi.
Untuk setiap baris dalam biaya operasional, hitunglah jumlah uang dan persentase dari pendapatan.  Dengan beberapa software akunting yang banyak beredar Anda dengan mudah membacanya. Bandingkan angka untuk Bulan Lalu, Tiga Bulan Terakhir, Rata-rata Tiga Bulan Terakhir (rolling average), Rata-rata Year to Date dan Bulan yang Sama Tahun Lalu.
Selanjutnya, lakukan analisa lebih lanjut dengan bertanya “why”disetiap belakang angka. Semisal Anda memiliki Bisnis Truk Angkut yang dalam 3 kuartal pertama hanya menghabiskan 10% dari operasional truk untuk bahan bakar, namun ternyata dalam dalam minggu pertama kuartal keempat mengalami kenaikan signifikan, dan tentunya akan membengkakkan pengeluaran, ternyata ada aturan dari otorisasi kota yang mengalihkan jalur pengiriman.  Maka dengan adanya hal itu Anda cukup mencari tahu kapan waktu pengiriman dapat melalui jalur normal.

Bandingkan Aktual dan Anggaran.
Lakukan Analisa setelah tutup bulan atau tutup tahun antara Angka Pengeluaran dan Angka Anggaran (Budget).  Sehingga Anda dapat melakukan estimasi lanjutan untuk bulan dan tahun berikutnya, sedemikian Anda dapat berpikir apa yang harus diperbaiki dan bagaimana memperbaikinya.  Latihan ini sangat penting dalam Manajemen Keuangan untuk mengetahui faktor utama yang membuat Anggaran Membengkak.  Jangan terlalu mengkhawatirkan kondisi actual yang mungkin sangat melebihi Target Anggaran. Anda akan memiliki Wawasan dan Inisiatif perbaikan kondisi ini dengan lebih efektif.

Gunakan Dashboard.
Dashboard merupakan papan informasi bagi Anda dalam melihat Tren yang paling siginfikan dalam Pengeluaran Operasional bisnis.  Tren yang perlu Anda tampilkan diantaranya Profit (Keuntungan), Expences (Biaya), Revenue (Pendapatan) dan Cash Flow (Arus Kas).  Tren ini perlu mudah dibaca dan dimengerti, sehingga Anda dapat melihat Tren dan Masalah secara Harian, Mingguan dan Bulanan.  Indikator dalam Dashboard merupakan Tanda Vital dalam Organisasi, Baik atau Buruk, dan dengan mengetahuinya akan membantu Anda lebih mudah menjalani kehidupan Bisnis Perusahaan, tanpa beban berlebihan.

Membuat Perbandingan Industri.
Tidak ada bisnis tunggal yang dapat bertahan cukup lama tanpa menghabiskan banyak uang, karena mereka berpikir sebagai satu-satunya industri.  Hal ini sangat menuntut Anda berpikir Lebih Cerdas dalam melakoni bisnis.  Untuk itu dengan adanya jenis industri sejenis akan sangat membantu Anda berpikir Lebih Efisien dalam Pengelolaan Keuangan Perusahaan.  Lakukan komparasi terhadap Bisnis dengan ukuran sama (bukan Pesaing) dan berbagai data operasional, sehingga membuka kemungkinan Anda memiliki ide tentang Sewa, Gaji, Bonus dan Insentif serta Layanan lainnya diwilayah Anda.

Leave a Reply