Alasan Tipe Kepemimpinan Demokratis Menjadi Dambaan Pengikutnya

Alasan Tipe Kepemimpinan Demokratis Menjadi Dambaan Pengikutnya
Alasan Tipe Kepemimpinan Demokratis Menjadi Dambaan Pengikutnya

Ikhtisar.com – Suatu organisasi atau lembaga memerlukan seorang pemimpin. Pemimpin merupakan penggerak atau inspirator berjalannya suatu lembaga maupun organisasi. Selain menjadi penggerak, seorang pemimpin juga harus menjadi teladan bagi bawahannya. Pemimpin harus mampu memberikan motivasi serta pengembangan mental bagi bawahannya. Kemampuan seorang pemimpin dapat dilihat berdasarkan tipe dan gaya kepemimpinan mereka. Dan Tipe Kepemimpinan Demokratis menjadi Dambaan Pengikutnya.

Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinannya masing-masing. Oleh karenanya pemimpin perlu mengenali gaya kepemimpinannya agar dapat menerapkan gaya kepemimpinan seperti apa yang efektif bagi suatu organisasi atau lembaga. Namun dari berbagai gaya kepemimpinan yang ada, gaya kepemimpinan demokratis menjadi salah satu pilihan yang disukai. Hal ini dikarenakan gaya kepemimpinannya lebih mendahulukan kepentingan kelompok daripada individu.

Berikut beberapa alasan mengapa kepemimpinan demokrasi lebih disukai:

1.  Bertitik tolak pada pendapat bahwa manusia adalah makhluk yang termulia didunia dalam menggerakkan bawahan.

Pemimpin dengan gaya kepemimpinan demokratis akan memuliakan bawahannya dengan bijak. Pemimpin dengan gaya ini akan menghargai setiap proses yang dilakukan oleh bawahannya.

2.  Berusaha menyelaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi

Seorang pemimpin dengan gaya demokratis tidak akan mementingkan egonya untuk kepentingan dan tujuan pribadi semata. Pemimpin dengan gaya demokrasi berusaha untuk menyeimbangkan kepentingan pribadinya dengan kepentingan organisasi demi tercapainya suatu tujuan kinerja dalam organisasi.

3.  Senang menerima saran, pendapat dan kritik dari bawahannya

Pemimpin dengan gaya ini tidak akan merasa paling tinggi dan benardaripada bawahannya. Pemimpin dengan gaya demokratis akan senang apabila mendapat evaluasi dari bawahannya mengenai gaya kepemimpinannya. Hal ini membuat pemimpin dapat menyesuaikan sistem kinerja yang dapat diterima oleh bawahannya.

4.  Mentorelir bawahan yang membuat kesalahan dengan memberikanpendidikan kepada bawahan untuk tidak mengulangi kesalahan.

Seorang pemimpin akan bijak dalam menyikapi bawahan yang berbuat kesalahan. Pemimpin akan memberi pendidikan pada bawahannya untuk meningkatkan mutu dan kualitas bawahannya agar dapat bekerja secara efektif.

5.  Lebih menitikberatkan kerjasama dalam mencapai tujuan

Pemimpin dengan gaya demokratis akan menganggap dirinya adalah satu kelompok dalam mencapai suatu tujuan. Pemimpin dengan gaya ini akan mengajak bawahannya untuk turut serta secara aktif untuk mencapai suatu tujuan.

6.  Berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya

Pemimpin demokratis akan berusaha mengembangkan kualitas kinerja bawahannya. Pemimpin mampu memanfaatkan kapasitas bawahannya seefisien mungkin.

7.  Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin

Seorang pemimpin dengan gaya demokratis akan berusaha untuk memperbaiki kapasitas diri dan gaya kepemimpinannya. Pemimpin demokratis akan belajar dari pengalaman serta mendengarkan saran dan kritik dari bawahannya guna tercapainya suatu tujuan organisasi yang efektif.

Dari ciri-ciri pemimpin demokratis tersebut, tentu tidaklah mudah untuk menerapkan gaya kepemimpinan demokratis di berbagai organisasi/lembaga. Namun Gaya Kepemimpinan Demokratis perlu diterapkan agar bawahan merasa nyaman bekerja disuatu organisasi/lembaga. Jelas sudah Alasan Tipe Kepemimpinan Demokratis Menjadi Dambaan Pengikutnya.

Leave a Reply