Inilah 9 Esensi Penting dalam Pemasaran Produk Anda

esensi pemasaranKehidupan dan Pemasaran (Marketing) seolah tidak lepas satu dan lainnya, setiap kegiatan dalam hidup Anda akan selalu diikuti prinsip pemasaran baik langsung ataupun tidak langsung.  Pemasaran merupakan kemampuan menjual baik jasa atau produk (Product and Services).  Secara tak sengaja dalam sebuah pembicaraan Anda akan mencoba membuat lawan bicara tertarik, artinya Anda tengah melakukan Marketing atau Pemasaran.  Ini terjadi dalam banyak hal seperti, Konsolidasi dengan Rekan Kerja, Melayani Pelanggan, Diskusi Keluarga, semua akan menyangkut sedikitnya mengenai Marketing.

Beberapa Hal yang menjadi Esensi Penting dalam Pemasaran (Marketing) dan perlu Anda ketahui yakni:

Persepsi adalah Segalanya

Ketika Anda hendak menyampaikan sesuatu cerita pada rekan kerja tentang kejadian pagi hari sebelum berangkat kantor, tentunya mungkin Anda akan membuat cerita yang mampu meyakinkan mereka akan kebenarannya.  Tentu pula Anda akan menceritakan versi yang berbeda ketika bertemu pacar pada saat makan siang nanti, namun dengan tujuan yang sama yaitu meyakinkan mereka akan kebenaran cerita tersebut.  Komunikasi yang terjalin akan membangun tingkat kepercayaan mereka, cara mereka merasakan suatu cerita membentuk keyakinan, inilah yang disebut dengan Persepsi.  Yakinkan diri Anda bahwa pendengar Anda merasakan apa yang Anda sampaikan maka berhati-hatilah dalam penyampaian dan pembentukan kata-kata Anda.

Tetapkan dan Bangunlah Jalan Keluar

Hal-hal buruk akan terjadi, begitu pula sebaliknya hal-hal baik akan terjadi. Kita tidak tahu apa yang setiap hari akan terjadi, tetapi ada cara untuk menjaga isi dan berpikir positif.  Jika Anda mengalami hambatan dankebuntuan total, hal itu bukan apa-apa. Segala permasalahan yang tidak baik, tidak sesuai dengan harapan Anda bukanlah masalah – jika Anda menginginkannya menjadi bukan masalah.  Anda adalah Pemasar dan Pelanggan dalam satu waktu bersamaan. Cobalah membingkai pengalaman dan kejadian krisis dalam semangat positif, sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.  Menerapkan pemasaran pada diri sendiri akan berlaku dan berdampak sama jika terjadi pada pelanggan Anda.

Ceritakan Hal yang Menarik

Banyak cara mengkomunikasikan ide-ide Anda, namun perlu dipertimbangkan cara paling efektif sehingga berdampak terhadap pendengar dan pelanggan Anda.  Bukanlah kebetulan semata, ketika Anda akan mampu mengingat lebih banyak melalui cerita.  Komunikasi akan sangat berkesan dan berdampak ketika dikemas dalam sebuah cerita. Tidak hanya Pelanggan Anda lebih mungkin mengingat apa yang Anda inginkan, tetapi mereka juga akan lebih mungkin untuk melakukan apa yang Anda minta – semua karena mereka sadar akan pesan Anda berhubungan dengan kehidupan mereka sendiri.

Buatlah Nilai Lebih

Berhenti meminta orang untuk melakukan sesuatu untuk Anda. Mereka mulai bosan untuk itu, dan begitu juga Anda.  Pesan Pemasaran seharusnya memiliki pesan tentang apa yang akan dipertanyakan atau dilakukan.  Merek ternama sebenarnya tidak meminta banyak langsung dari pelanggan mereka melainkan memberikan kesempatan pada Pelanggan untuk menuangkan ide-ide mereka sendiri.  Intinya buatlah Pelanggan Anda berharga dengan memberikan Nilai Lebih melalui ide dan pendapat mereka.

Setiap Orang memiliki Tujuan untuk Tumbuh

Anda tidak dapat melepaskan tujuan setiap orang adalah untuk bertumbuh menjadi lebih baik, maka ketika Anda menawarkan sesuatu produk maupun jasa, mereka akan mempertimbangkan manfaat tumbuh kembangnya bagi mereka sendiri. Pasarkanlah produk yang membantu mereka untuk tumbuh lebih baik.

Isi adalah Raja (Content is King)

Menjadi kreatif dalam sebuah produk, jasa atau apapun bentuknya, bermula dari akumulasi inspirasi yang bersumber dari mana saja.  Kreativitas dapat muncul melalui karya seni, membaca buku, menelusuri trotoar jalan bahkan sekedar berselancar di internet, yang mana semuanya merupakan serpihan-serpihan ide dan konsep yang berbeda.  Ide dan Kreativitas tidak muncul turun dari langit atau keluar dari bumi, semua haruslah merupakan penggabungan inspirasi disekeliling Anda.  Menjadi kreatif dalam Pemasaran, Anda perlu melihat sekeliling diluar sana, mempelajari topik dan kisah sukses sebagai inputan kreatif untuk mendapatkan output kreatif.

Bersikap Bijak dan Konstruktif dengan Umpan Balik

Sulit mendengar bahwa Anda adalah pecundang, dan bahkan sekedar mendengar ide Anda buruk.  Ini semua adalah ketakutan penolakan yang membunuh kreativitas, sehingga dapat dibayangkan betapa banyaknya ide-ide besar dan brilian yang tertahan sehingga belum sempat dibagi dan dikomunikasikan sehubungan ketakutan akan penolakan.  Sehingga ada baiknya Anda melalui pendekatan yang berbeda seperti  berkata “Menarik, dan bagaimana jika kami mengambil ide itu dan …” daripada melontarkan penolakan langsung dengan kata-kata “TIDAK”.  Dengan tidak menolak ide atau pendapat, dengan hanya mengambil cara yang berbeda ini, kreativitas tidak harus tertahan dan lebih banyak produk yang menakjubkan dapat terungkap.

Jika Anda tidak mendengarkan, saya tidak akan tunjuk tangan

Adalah udah membicarakan diri sendiri, perusahaan sendiri, produk sendiri atau apapun yang Anda promosikan.  Namun cobalah mencari petunjuk untuk mulai berbicara tentang pendengar dan pelanggan Anda.  Tidak banyak orang akan mendengar cerita kehebatan Anda, mereka hanya peduli seberapa hebat Anda mampu membatu mereka.  Mulailah mendengarkan mereka, maka Anda akan memotivasi mereka juga untuk peduli.

Bantulah Orang Menciptakan Makna

Sebagaimana mereka ingin tumbuh, sedemikian pula merek ingin bermakna.  Bantulah mereka menemukan Makna yang dicari, walau mereka bukanlah seniman, artis, ahli ekonomi, namun tentunya mereka berkehendak memiliki Arti dan Ekspresi pribadi.  Bagaimana Anda dapat membantu Pendengar Anda (konsumen, pelanggan, teman, keluarga, klien) membuat beberapa makna? Semua orang bisa menggunakan bantuan Anda sejauh Anda bersedia untuk membantu.

Sumber : to be or like to be, Marchella Chamorro

Leave a Reply