5 Tips untuk Meningkatkan Karir Anda, Langkah-langkah Pengembangan dan Pengelolaan

perencanaan karir yang strategisApakah Anda membutuhkan bantuan untuk mendapatkan momentum yang tepat dalam pengembangan dan pengelolaan karir?  Tentunya setiap orang yang sukses dengan pilihan profesinya adalah orang yang mampu untuk tetap PROAKTIF mendefinisikan serta mengidentifikasikan apa yang diinginkan dari pekerjaan mereka.  Tidak peduli seorang dokter, seorang akuntan, seorang tentara pun memerlukan perencanaan dan perhitungan matang dalam membangun karirnya. Sekali mereka memutuskan tujuan (goals) maka saat itu pula mereka akan membuat rencana untuk mencapai goals.

Membuat timeline sesuai dengan tujuan karir Anda dan berharap akan milestones selalu menjadi cara efektif untuk mengelola karir.  Tanpa timeline dan milestones yang akan diraih, rasanya Anda akan banyak menghabiskan sumber daya, terutama waktu.  Cobalah Anda berdiskusi dengan atasan atau mentor yang dapat membimbing Anda serta membantu pengembangan karir.

Banyak perusahaan yang membuat program-program pengembangan jenjang karir bagi karyawan mereka.  Namun pada kesempatan lainnya, Anda pun secara pribadi perlu mengejar impian akan karir idaman.  Perusahaan dengan program career development tentunya akan mengarahkan karyawan mereka untuk fokus mengikuti jenjang (pilihan) karir yang ada.  Meski demikian, pilihan karir dan pengelolaan karir mutlak adalah tanggung jawab dan milik Anda semata, bukan milik perusahaan.

Dilansir dari about.com, berikut adalah tips strategis dalam pengelolaan karir Anda.  Dr Tracey Wilen sebagai salah satu petinggi di Universitas Stanford memberikan rekomendasi tambahan bagi strategi pengelolaan karir.  

1.  Proaktif

Tidak dapat dipungkiri bahwa jenjang karir Anda salah satunya dipengaruhi oleh atasan, yakni faktor penilaian individu.  Terlepas apakah penilaian tersebut obyektif atau tidak, namun atasan akan memberikan “rekomendasi” kepada manajemen untuk mempromosikan Anda.  Untuk itulah Anda perlu sering berdiskusi dan berkonsultasi dengan atasan mengenai prospek dan potensi pengembangan karir.  Jika Anda aktif melakukan (proaktif) diskusi tentang tujuan dan gol karir Anda, dan sering melibatkan diri dalam program perencanaan pengembangan karir, maka hal ini akan mempermudah Anda dalam meningkatkan karir. Cara terpenting yang harus selalu diingat adalah harus melibatkan manajer Anda dalam career development process.  Mereka akan merasa tersanjung dengan itikad baik Anda akan hal tersebut, dan menjadi sebuah kredit poin bagi mereka menghasilkan talenta-talenta baru.

2.  Investigasi Ketrampilan Anda

Skills adalah mutlak dalam pengembangan karir.  Bagaimana Anda mampu memangku sebuah jabatan jikalau ketrampilan Anda terbatas.  Soft skills maupun hard skills adalah padanan yang tidak terpisahkan.  Jika Anda ingin menjadi seorang kepala departemen SDM, maka kemampuan Anda harus diasah mengenai Dunia Pendidikan, Ketrampilan Kerja, Teknologi, Pengalaman dan Keahlian Spesialis, Perencanaan Karir Internal Perusahaan, dan lainnya.  Tanpa mengasah dan memperdalam ketrampilan Anda, dalam jangka pendek dan jangka panjang, maka Anda sendiri akan kesulitan dalam pengembangan karir.

3.  Konsolidasi dengan Kolega atau Atasan

Penentuan karir adalah langkah berikutnya yang Anda harus persiapkan.  Pilihan karir sangat banyak dalam dunia industri yang semakin komplek ini.  Cobalah Anda memperbaiki analisa terhadap pilihan yang karir yang cocok dengan atasan atau kolega Anda.  Lakukan diskusi informal mengenai pergerakan dan perkembangan pasar profesional dan sesuaikan dengan ketrampilan Anda.  Tujuan ini tiada lain adalah melatih kemampuan Anda dalam mengambil keputusan kelak jika ada tawaran kerja yang datang.  Orang-orang akan cenderung suka berbagi akan kesuksesan dan keberhasilan mereka.  Dan tidak salah jika Anda sering bergaul dengan atasan dan kolega yang mendukung rencana ini.

4.  Menawarkan Diri dalam Proyek atau Assignments

Sebelum Anda memutuskan akan beranjak dari perusahaan sekarang, mungkin ada baiknya jika Anda mencoba menggali lebih dalam pada perusahaan sendiri mengenai peluang-peluang yang ada.  Jika peluang tersebut ternyata sesuai dengan kemampuan Anda, maka ini merupakan salah satu cara terbaik dalam pengembangan karir.

Selain mencari kesempatan lain, mungkin Anda perlu melibatkan diri dalam proyek-proyek internal perusahaan yang mampu mengidentifikasikan kemampuan Anda sehingga akan terlihat oleh manajemen.  Dalam sesi-sesi meeting proyek, Anda dapat memberikan masukan atau pendapat terhadap masalah yang ada, serta memberikan saran-saran penyelesaian.  Kemampuan Anda sebagai Problem Solver pastinya meningkatkan nilai Anda dalam organisasi.

5.  Konsultasi dengan Human Capital

Langkah terpenting lainnya adalah selalu berdiskusi dengan “pemilik” program pengembangan karir, yakni departemen sumber daya manusia.  Konsultasi dengan departemen SDM untuk memperoleh kesempatan belajar atau training lanjutan, atau peluang posisi lain diinternal perusahaan.

Anda harus selalu menjaga momentum untuk tetap membangun kemampuan diri dengan banyak belajar.  Dengan adanya strategi perencanaan karir, Anda akan terjaga sebagai individu yang selalu dibutuhkan dan membantu Anda membangun Tujuan Karir dalam Jangka Panjang.

Setiap orang akan melewati beberapa tahun untuk berinvestasi dalam pekerjaan dan kehidupan.  Dengan dengan membangun karir yang tepat, Anda tidak saja memiliki pekerjaan, namun akan mendapat kesuksesan.  Sukses dalam karir tidak mungkin terjadi begitu saja tanpa adanya perencanaan yang strategis dan matang.  Anda perlu membuat rencana, tujuan, dan monitoring terhadap Timelines dan Career Milestones.

Comments
  1. Career Line Network | Reply

Leave a Reply