5 hal yang harus Anda Lupakan agar Sukses dalam Pekerjaan

Anda tidak harus selalu berpatokan dengan Hasil Pendidikan dan Pelajaran untuk memulai Sukses dalam Profesi Kerja.  Pendidikan hanya sebagai Guidance atau Pentunjuk dan Arahan, karena pada akhirnya Anda sendiri yang harus memutuskan Langkah dan Tujuan yang akan dicapai.  Semakin cepat Anda melupakan hal yang menjadi acuan baku, semakin baik Anda memulai Langkah Pengembangan Karir yang Progressif.  Sukses dalam Profesi Kerja adalah keinginan dan harapan hampir setiap Individu yang memutuskan menjadi Profesional dalam Bidangnya.  Tidak peduli berapa usia Anda, semakin cepat Beban yang menghambat dilepas akan semakin cepat pula Anda maju.  Berikut beberapa hal yang wajib Anda lupakan dalam Pengembangan Karir,  sebagaimana dikutip dari Penelope Trunk seorang Profesional yang juga Pengamat Dunia Karir.

sukses karir1.  Pola Belajar yang Baku.  Saat Anda memperhatikan Generasi “Y” saat ini yang cenderung Atraktif, Dinamis dan Kreatif, maka inilah contoh mudah yang mengajarkan Anda untuk tidak kaku dalam Pola Belajar.  Konsep Belajar saat ini mengarah pada Pola Berpikir Cerdas, Kreatif dan Inovatif.  Pola Pikir yang berbeda dengan kebanyakan orang akan memberikan Jalan Sukses lebih terarah.  Anda tidak perlu mengandalkan Silabus orang lain dan menetapkan Langkah sesuai cara mereka.

2.  Belajar demi Status atau Sertifikat.  Sertifikat mungkin penting, namun proses belajar tidak selalu mengharuskan Anda mencari Pendidikan yang menghasilkan Ijazah untuk Sukses dalam Pengembangan Karir.  Yang utama dalam Karir Profesional adalah bagaimana Anda mampu Bekerja dan Berkarya melakukan yang terbaik bagi Pribadi dan Organisasi khususnya.  Pendidikan adalah Kewajiban mempelalajri apa yang diajarkan, dan Anda harus lulus dari Pelajaran tersebut.  Sedangkan Bekerja adalah Kebalikan dari Pendidikan, dimana Anda diharuskan untuk lulus dari segala seuatu yang tidak ada standarnya.

3.  Menunda Liburan untuk Penemuan Jati Diri.  Penting untuk meluangkan waktu mencari Jati Diri dan Menemukan Diri Anda sesungguhnya dalam Proses Pembelajaran dan Pengembangan Kair.  Anda jangan ragu untuk mengambil liburan sebelum memutuskan terjun dalam Dunia Kerja Profesional.  Dunia kerja mengharuskan Anda mengenal Diri Sendiri agar dapat berjalan Sinkron dan Bergerak Bersama-sama.  Pendidikan adalah bertolak belakang dengan Pengetahuan Diri, sehingga mutlak inisiatif Anda untuk mencari Jati Diri.

4.  Berkata akan Hal yang Anda tidak ingin Katakan.  Jangan pernah mengatakan sesuatu hal yang Anda sendiri tidak ingin mengatakannya.  Anak-anak yang notabene sangat senang dengan dunia permainan akan bergairah jika Anda bertanya mengenai harapan dan impiannya.  Namun pada saat Anda mencoba mengajak mereka serius dalam Pengembangan Diri, tentunya mereka akan terdiam.  Hal ini menunjukkan bahwa Anda sebagai Profesional pun tidak perlu Berkata apa yang Anda tidak ingin katakan.

5.  Permainan sebagai Hadiah Pembelajaran.  Sebagai orang tua Anda ingin menggairahkan anak-anak untuk rajin belajar dan sekolah, dengan berbagai ragam hadiah atau permainan.  Dan pada prakteknya ternyata anak-anak jauh lebih handal dengan permainan mereka dibandingkan orang dewasa.  Pada hakikatnya ternyata Video Games adalah sebuah permainan yang cukup bermanfaat bagi orang dewasa, dibandingkan anak-anak. Kondisi ini cukup dipahami oleh Manajemen Perusahaan bahwa karyawan yang terlibat dalam sebuah permainan audio visual memiliki Produktivitas lebih baik daripada mereka yang melulu menghabiskan waktunya dengan standar kerja yang baku.

Jika Anda adalah orang tua yang juga tengah melakukan Pengembangan Karir Profesional, tentu akan dihadapkan dengan problematika di rumah dan dikantor.  Untuk sukses dalam Karir, maka Anda perlu menempatkan diri menjadi rekanan bagi keluarga sehingga mereka akan menjadi pendukung dalam Karir Anda.

ikhtisar.com

Leave a Reply