5 Cara Orang sangat Sukses dalam Menemukan Fulfillment Diri

cara orang sangat sukses melakukan pemenuhan diri
cara orang sangat sukses melakukan pemenuhan diri

Kebahagiaan adalah buah dari dari tindakan.  Tindakan Anda dalam hidup akan memberikan kebahagiaan sejati.  Kita hidup di dunia komoditas. Budaya Dominan telah mengirimkan pesan bahwa kita tidak pernah merasa cukup dan merasa bahwa kebahagiaan sejati berasal dari objek-objek eksternal.

Masalahnya adalah, tidak peduli berapa banyak kekayaan yang Anda peroleh, selalu ada sesuatu yang lebih baik. Bahkan setelah Anda membeli mobil baru atau sepatu baru, segera setelah itu Anda akan kehilangan daya tariknya. Yang benar adalah, kebahagiaan tidak datang dari luar.

Fulfillment selalu berasal dari kesaksian pertumbuhan Anda sendiri. Ketika Anda dapat menahan diri dan merefleksikan perubahan substansial dalam hidup, disitulah Anda merasakan makna dan tujuan. Berlatih syukur atas perubahan ini akan mendorong motivasi Anda terus berjuang untuk sukses, dan membuat semua pengorbanan Anda berharga.

Berikut adalah lima cara untuk memperoleh kesuksesan dan menemukan pemenuhan diri:

  1. Tantang Diri Anda untuk Tumbuh

Kebahagiaan adalah produk sampingan dari tindakan. Ambillah langkah-langkah menuju pemenuhan dengan terlibat dalam proses perbaikan diri yang tidak pernah berakhir.  Selalu terbuka untuk pikiran dan ide-ide baru, tetap lapar akan pengetahuan, dan mempraktekkan apa yang Anda ucapkan. Anda selalu bisa menjadi profesional lebih baik dan orang yang lebih baik.

  1. Berkontribusi kepada Orang lain

Pemenuhan yang otentik berasal dari kontribusi Anda kepada orang lain. Orang sangat menikmati ketika terlibat dalam pekerjaan sosial karena selain membantu orang lain dan juga memberikan perasaan tentram. Tindakan prososial membuat Anda merasa lebih terhubung dan meningkatkan kasih sayang terhadap adanya pengalaman unik orang lain. Menghadapi realitas eksistensial keterbatasan diri sendiri akan membantu Anda untuk membuat koneksi yang berarti bagi orang lain, dengan lebih membuka hati dan mengubah sudut pandang terhadap kehidupan.

  1. Hidup di Masa Sekarang

Lepaskan perasaan diri Anda. Istirahatlah sejenak tanpa handphone Anda. Lakukan jeda, dan hadirlah di masa sekarang.  Komputer tua memiliki terlalu banyak program yang berjalan pada saat bersamaan, maka performanya pasti melambat. Semakin banyak yang Anda dapat terhubung  pada kondisi masa sekarang, akan semakin menurunkan kecemasan dan frustrasi, dan semakin besar pula fokus Anda.  Ketika Anda hadir saat ini, produktivitas dan kebahagiaan akan meroket.

  1. Hapuskan Rasa “Berhak” Anda

Kebanyakan dari kita merasa seperti “harus memiliki” hal-hal tertentu terjadi. Saya “harus” mendapatkan promosi itu; kita merasa “harus” dihargai untuk perbuatan baik kita; kita “harus memiliki” lebih banyak waktu untuk memenuhi tenggat waktu.

Jika Anda bersikap demikian, maka yang terjadi adalah Anda tengah membangun penjara diri. Ketika Anda menetapkan harapan terhadap apa yang “harus” terjadi, Anda telah berkontribusi untuk membuat frustrasi, cemas, dan depresi diri.  Anda perlu mengalihkan fokus untuk apa yang harus dan mulai mensyukuri apa yang telah dimiliki bukan merenungkan atas apa yang tidak Anda lakukan.

  1. Hubungkan dengan Sesuatu yang Lebih Besar dari diri Anda

Sama seperti halnya Anda memberi bantuan dan merasa lebih berempati kepada orang lain dan menghargai apa yang telah dimiliki, terkadang penting juga untuk merasakan bagaimana kecilnya masalah Anda sebenarnya.

Ketika Anda membenamkan diri di pegunungan atau berenang di luasnya lautan, Anda akan sadar betapa tidak berartinya keluhan Anda dalam jangka panjang. Anda sering memberikan kekuatan untuk sebuah masalah dan membuat mereka menjadi lebih besar dari yang sebenarnya.  Jika kesuksesan dan kepuasan adalah apa yang membuat hidup Anda berharga, maka Anda harus menempatkan masalah ditempatnya yang selayaknya.

Penderitaan adalah bagian dari kondisi manusia. Mencari kebahagiaan di luar diri Anda hanya berkontribusi terhadap ketidakbahagiaan dan mengarahkan kepada penyesalan di akhir kehidupan.

Berhentilah mengharapkan dan mulailah menghargai. Berhenti berpikir tentang apa yang “harus” dan mulai bersyukur untuk “apa yang ada.” Semakin Anda dapat terus belajar dan berkembang, semakin bahagia Anda akhirnya.

Ketika Anda menantang diri untuk tumbuh, berkontribusi kepada orang lain, dan hidup pada masa sekarang, Anda akan meningkatkan produktivitas Anda dan merasakan kepuasan.  Saat Anda mulai mengakhiri keinginan untuk “berhak” dan mengubah perspektif dari sebuah masalah, maka itulah saat dimana Anda mendapatkan kekayaan dan sesuatu yang tidak dapat dibeli yakni “Fulfillment”.

Leave a Reply