4 Tolok Ukur Kepemimpinan Dalam Sebuah Bisnis

4 Tolok Ukur Kepemimpinan Dalam Sebuah Bisnis
4 Tolok Ukur Kepemimpinan Dalam Sebuah Bisnis

Ikhtisar.com – Mengenal sebuah pemimpin merupakan hal yang penting, akan tetapi hal tersebut tidaklah cukup bagi para pelaku bisnis. Seorang pelaku bisnis miminal menjadi bos untuk dirinya sendiri. Selain itu, jika usahanya berkembang, maka pelaku bisnis bukan lagi mengelola keuntungan saja, akan tetapi lebih luas hingga mengelola banyak urusan karyawannya. Jika Anda tidak mengerti bagaimana seseorang pemimpin, maka kondisi bisnis tidak akan berkembang secara pesat.

Beberapa pelaku bisnis berkiblat pada pelaku bisnis lainnya sebagai tolak ukur, hal tersebut merupakan cara yang paling praktis. Namun, sejatinya Anda perlu mengenal apa saja yang menjadi tolak ukur seorang pemimpin yang baik, khususnya untuk kelangsungan bisnis. Agar tidak penasaran, berikut akan disajikan beberapa hal yang penting menjadi tolok ukur seorang pemimpin untuk melangkah.

  1. Perilaku atau behavior

Seorang pemimpin dituntut agar bisa mengatur perilakunya sendiri terlebih dahulu. Bayangkan bila dia tidak bisa mengatur perilaku dirinya, maka karyawan yang akan dipekerjakan akan semakin kacau dan mungkin berakibat buruk pada pelayanan. Untuk belajar perilaku, terapkan pola sopan santun, memiliki tutur bahasa yang baik, jujur, realitas, dan mengutamakan konsumen di atas keuntungan. Bila hal tersebut sudah bisa Anda lakukan, maka giliran menerapkannya pada para karyawan.

  1. Sikap atau attitude

Sikap ini berkaitan dengan feedback yang diberikan oleh pemimpin terhadap para konsumennya, tentang baik atau buruknya tanggapan jika terjadi keluhan konsumen, selain itu ucapan yang diberikan kepada konsumen yang ingin bertanya lebih dalam lagi. Bila banyak respon negatif yang diutarakan oleh pemimpin, maka karyawan yang melihatnya akan menganggapnya sebagai hal yang wajar sehingga secara tidak langsung mereka mengikuti Anda. Hal tersebut jelas merugikan Anda dan usaha yang sedang dikelola. Untuk mengatasinya Anda bisa melatih sikap itu.

  1. Pengaruh

Pengaruh adalah soal bagaimana keadaan yang timbul ketika pemimpin atau Anda tidak hadir di tengah-tengah karyawan. Sejatinya, kehadiran Anda harus membuat karyawan merasa diperhatikan dan lebih aman. Jika Anda tidak memiliki pengaruh yang kuat, bisa jadi karyawan akan menganggap Anda tidak hadir bahkan meremehkan kinerja Anda. Akibatnya, mereka akan bekerja sesuka mereka dan target yang Anda tentukan bisa saja tidak terpenuhi. Anda bisa memulai ini dengan memberikan shock teraphy atau sering mengadakan rapat secara mendadak.

  1. Hasil

Adalah kontribusi yang dimiliki oleh seorang pemimpin ketika melakukan sebuah bisnis. Karyawan yang bertahan pada sebuah pekerjaannya biasanya melihat apa yang telah dilakukan oleh pemimpin mereka. Pencapaian yang dibuat oleh pemimpin, akan membuat mereka memiliki sosok yang dibanggakan dibanding harus mencari tempat lainnya. Untuk merealisasikannya Anda bisa membuat usaha bisnis berhasil memiliki banyak penghargaan, omset yang besar, dan fasilitas yang diberikan kepada para karyawan.

Leave a Reply