4 hal Pembunuh Percaya Diri yang perlu dihindari dalam Pengembangan Diri

4 hal pembunuh percaya diri Anda
4 hal pembunuh percaya diri Anda

Rasa Percaya Diri adalah hal alami sederhana yang ada pada setiap orang namun cukup sulit diterapkan setiap saat.  Meski Anda seorang publik figur atau bahkan seorang pembicara handal yang sudah malang melintang berbicara dihadapan umum, adakalanya rasa minder akan muncul tiba-tiba.  Bahkan seorang juara dunia pun akan tetap gugup menghadapi pertandingan final, inilah hal lumrah yang sering dialami siapapun.  Percaya Diri membutuhkan usaha dalam menggapai dan mempertahankannya.  Berikut adalah empat kebiasaan yang perlu Anda hindari jika Anda menginginkan kepercayaan diri yang menakjubkan.

1. Terlibat dalam self-talk negatif

Lingkungan adalah pengruh terbesar dalam diri seseorang.  Jika lingkungan Anda berisikan orang-orang positif maka lambat laun Anda akan terpengaruh menjadi orang positif.  Alam bawah sadar telah menggiring Anda membangun jiwa positif.  Pada satu titik dalam hidup Anda pelatih batin (alam bawah sadar) mungkin telah memotivasi Anda. Namun sekarang, kata hati bisa menahan Anda dan menurunkan harga diri Anda. Lingkungan sangat berpengaruh besar dalam pola pikir negatif, sehingga hindarilah segera lingkungan negatif, pembicaraan dan gosip tidak jelas, serta hal-hal yang kurang produktif.

2. Terlalu peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain

Mencari persetujuan atau dukungan dari orang lain tentu memperkuat gagasan bahwa Anda memerlukan validasi eksternal. Untuk membangun diri Anda, berhentilah berusaha memenuhi harapan orang lain, dan mulai menghargai diri sendiri.  Apa yang menjadi penilaian orang lain tidak boleh mengganggu performa Anda dalam pekerjaan atau profesi.  Meski hasil yang diperoleh tidak dapat (dan pasti tidak) memuaskan semua orang, Anda tidak perlu berkecil hati dan merasa tidak popular.  Terlalu peduli “apa kata orang” akan menjatuhkan perjuangan Anda membangun Kepercayaan Diri yang Unggul.  Hindarilah selalu ingin memuaskan semua orang atau setiap pihak yang terkait.

3. Hanya melihat kekurangan daripada peluang pertumbuhan

Berfokus pada keterbatasan hanya membangun kekuatan Anda. Bingkai kembali semua kekurangan Anda sebagai target area untuk pertumbuhan dan pengembangan diri, dan kemudian mulailah bertindak untuk menciptakan kemajuan yang berarti.  Kekurangan bukan dihindari justru harus Anda sikapi sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang.  Jika Anda lemah dalam bahasa asing misalnya, maka Anda perlu mengejar ketertinggalan dengan makin rajin belajar dan bekerja keras memperbaikinya.  Anda tidak perlu minder dan mundur dari percaturan profesional manakala kompetensi Anda masih sedang-sedang saja.

4. Mengisi hidup Anda dengan layar dan stimulasi daripada introspeksi

Hentikan overstimulating otak Anda dengan menatap layar sepanjang hari. Semua pikiran yang cemerlang akan selalu membaca dan merenung. Inilah saatnya bagi Anda untuk membangun pondasi kesuksesan dan kepercayaan diri bukan sekedar terjerumus dalam hiburan sesaat.

Membangun kepercayaan diri adalah usaha terus menerus yang membutuhkan keseriusan dan konsistensi.  Rasa percaya diri akan dapat jatuh bahkan runtuh manakala Anda tidak menjaganya dengan baik.  Hindarilah sikap dan lingkungan negatif, kepedulian berlebih dengan pendapat orang lain, selalu melihat kelemahan diri serta hanya berpangku tangan adalah duri bagi rasa percaya diri Anda.  Pembunuh rasa percaya diri yang perlu Anda hindari tersebut merupakan hal-hal yang mudah terjadi dan muncul setiap saat kepada setiap orang.  Sikap dan Komitmen Anda lah yang akan mampu bertahan dan tetap bertumbuh berkembang.

Leave a Reply