3 Hukum Dasar Produktivitas agar Anda menjadi Apa yang Diinginkan

hukum dasar produktivitas untuk menjadi pribadi yang diinginkan
hukum dasar produktivitas untuk menjadi pribadi yang diinginkan

Produktivitas adalah tingkatan kemampuan seseorang untuk menghasilkan sesuatu dari usaha atau kerja mereka yang menjadi takaran sebuah pencapaian.  Produktivitas seorang analyst dilihat dari sejauh mana dia mampu membuat berbagai kebijakan yang akan digunakan orang lapangan, pun seorang Marketing dikatakan produktif manakala dia mampu melakukan acquitition dengan cepat dan akurat.  Hukum dasar Produktivitas yang akan menggerakkan Anda menjadi apa yang diinginkan adalah hukum yang sederhana namun efektif.

  1. Lakukan apa yang Penting bukan apa yang Mendesak

Ada hal yang sangat mendasar perbedaan antara pengertian “PENTING” dan “MENDESAK”.  Mendesak cenderung mencakup banyak hal-hal kecil yang tidak signifikan dampaknya.  Sedangkan Penting berarti jika Anda gagal melakukannya maka ada potensi dampak negatif dibelakang.  Semua pekerjaan Anda mungkin harus diselesaikan, namun demikian Anda perlu memprioritaskan yang terpenting yang akan mengubah diri Anda setelahnya.

Lakukan yang Penting dan jadilah pribadi yang produktif, meski Anda tidak tampak sibuk namun jika hasil kerja Anda berdampak besar, maka Anda dapat disebut sebagai sosok yang produktivitasnya baik.  Ketika Anda menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan yang “mendesak” maka akan banyak waktu terbuang percuma dan hari-hari Anda akan selalu dihiasi dengan rutinitas yang mubazir.

  1. Lakukan apa yang Anda butuhkan sebelum apa yang Anda inginkan

Disiplin adalah kunci utama untuk melakukan aktivitas yang wajib.  Setiap orang dapat membuat resolusi akhir tahun, namun sangat sedikit orang yang mau bergerak dan berubah.  Siapapun dapat menetapkan tujuan dan berbicara tentang tujuan hidup. Namun sangat sedikit orang yang benar-benar mau mengambil langkah-langkah perubahan mencapai tujuan itu atau membuat mimpi menjadi kenyataan.

Melakukan apa yang perlu Anda lakukan berarti melakukannya bahkan jika Anda lelah, malas, tidak semangat dan lainnya.  Melakukan apa yang perlu Anda lakukan adalah membangun sebuah kebiasaan, dan menjadi satu dasar untuk semua jenis keberhasilan.

Jika Anda mampu melakukan apa yang perlu Anda lakukan sebelum bersantai pada apa yang Anda “ingin” lakukan, maka Anda akan melihat seberapa cepat Anda telah membuat gerakan nyata menuju impian.  Satu-satunya alasan Anda lama pada suatu tempat dikarenakan Anda cenderung memprioritaskan apa yang mudah atau apa yang Anda “inginkan” dibandingkan apa yang perlu untuk dilakukan.

  1. Singkirkan semua Gangguan

Meski Anda sudah menguasai dua hukum pertama diatas, Anda masih tidak akan produktif jika Anda terus-menerus terganggu.  Melakukan apa yang perlu untuk dilakukan tidak selalu mudah. Jika Anda memiliki gangguan di sekitarnya, maka akan mudah berubah menjadi godaan saat Anda tengah dalam perjalanan untuk menjalani tantangan perubahan. Misalkan,  saat Anda lelah, TV atau perangkat Audio Video akan menjaid godaan disamping Anda.  Jika Anda tengah bosan, maka Internet hanya cukup dengan sebuah “klik”.

Jika Anda ingin mendapatkan sesuatu, maka singkirkan apa pun selama jangka waktu Anda perlu melakukan perubahan. Matikan Internet, TV, Media Sosial dan lainnya. Singkirkan telepon Anda dan tempatkan diri Anda dalam keheningan.

Hukum dasar sebuah produktivitas adalah fundamental yang akan membawa Anda pada posisi dan tujuan yang diinginkan.  Lakukan yang PENTING, Lakukan yang Anda PERLU dan Singkirkan GANGGUAN disekitar Anda.  Dengan 3 hukum dasar ini Anda akan membangun sebuah pencapaian Produktivitas yang tinggi.

Leave a Reply