3 Hal yang perlu dihindari dalam Pemotongan Biaya (Cost Cutting)

cost cutting yang harus dihindariAnda sebagai Manajer atau sebagai pimpinan sebuah Organisasi Bisnis pasti dituntut untuk melakukan Pengelolaan semua Aspek dengan Baik dan Bijaksana, termasuk dalam pengelolaan Keuangan Organisasi Perusahaan.  Namun ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan dalam melakukan Pemotongan Biaya (Cost) khususnya yang terkait dengan efek produktivitas kerja orang-orang Anda.  Dalam Kondisi Ekonomi yang masih Labil saat ini sangat mudah masuk paradigm bahwa “Lebih Murah adalah Lebih Baik”, namun dengan adanya Anggaran yang Ketat akan selalu ada Benar dan Salah dalam Penghematan Biaya.

Pemotongan Biaya Belanja pada tempat yang salah akan membuat sakit Bisnis Anda dalam Jangka Panjang, semisal dengan mengurangi Biaya Pemakaian Telepon bagi seorang Tele Marketer pastinya sedikit mengganggu Produktifitas Pemasaran melelui Telepon.  Berikut beberapa kesalahan umum dari Pemotongan Biaya yang terjadi:

1. Memotong Biaya Layanan Pelanggan.

Ketika pemilik usaha kecil mulai mendapatkan kepanikan tentang pengeluaran mereka, salah satu hal yang pertama dan sering terjadi adalah mengurangi Keistimewaan dan Layanan Anda pada Pelanggan.  Sebijaknya hal itu sebagai tempat terakhir untuk pemangkasan. Misalnya, jika Anda memiliki sebuah restoran, Anda mungkin tergoda untuk mengurangi jumlah pelayan, sehingga meminta yang tersisa untuk menangani meja dan tamu tambahan.  Ketika Anda melakukan efisiensi pada area yang tampak oleh pelanggan maka hal ini adalah sebuah kesalahan, justru menjadi kesempatan terbaik pada area-area yang terlihat oleh Pelanggan Anda.

2. Memotong Anggaran Pemasaran.

Reaksi spontan lainnya yang umum sebagai kecemasan seorang pengusaha adalah dengan memangkas pendanaan yang ditunjuk untuk pemasaran (Marketing). Mereka berasumsi ini tidak akan mempengaruhi bisnis inti.  Namun perlu dipahami setelah ekonomi pulih dan menjadi lebih kokoh maka pelanggan akan bersedia untuk menghabiskan dana lebih leluasa. Jika Anda mengurangi pengeluaran pemasaran Anda sekarang, Anda hanya memotong diri dari pelanggan baru yang akan mengembangkan bisnis Anda.

Penurunan periode Ekonomi tentu pula membuat saingan usaha Anda turun ke jalan sebagai reaksi impulsif yang sama dan mengekang anggaran pemasarannya.   Anda tidak berharap melakukan hal yang sama dengan Kompetitor sehingga masih memiliki kesempatan mempertahankan Posisi Pasar yang ada.

3. Memotong Tunjangan Karyawan.

Salah satu cara melakukan efisiensi anggaran mungkin Anda akan mengurangi biaya pengeluaran biaya makanan ringan (Kopi, Teh, Gula) bagi karyawan yang sudah menjadi kebiasaan atau tradisi.  Hal-hal ini termasuk kecil, sehingga tidak patut Anda melakukan Pemotongan Biaya untuk hal yang mana membuat Karyawan Anda merasa Dihargai dan Berharga serta menjaga Semangat Kerja Mereka.  Dan ini akan berjalan jauh kearah Bisnis Anda.  Kesetiaan akan muncul dari dalam ke luar, dan Orang yang bahagia membuat Pelanggan Anda senang, dan Pelanggan adalah Bisnis, tanpa Pelanggan maka Tidak Ada Bisnis.

Pemotongan Biaya tidak hanya menghemat pengeluaran operasional (Operational Expences) namun berpotensi mengurangi Produktifitas dan Loyalitas kerja Orang-orang Anda.  Lakukanlah Improvement dengan cara-cara Elegan namun Efektif.  Efisiensi bukan berarti Pemotongan semata melainkan Peningkatan Produktivitas.  Ada baiknya Anda sebagai Pimpinan menyediakan 3 wadah makanan ringan disudut sebuah Ruangan sebagai tempat mereka berdiskusi dan bertukar pikiran tentang pekerjaan mereka, yang mana bisa memberikan beberapa solusi dari masalah yang ada.

Leave a Reply