3 Cara Mencari Tahu Karyawan Bintang dalam Perusahaan Anda

3 cara menemukan karyawan bintang

3 cara menemukan karyawan bintang

Karyawan adalah bagian dasar sebuah perusahaan berjalan dengan baik dan benar.  Karyawan adalah backbone sebuah bisnis bertumbuh dan berkembang.  Meski dengan semakin berkibarnya start-up company yang mengedepankan teknologi, akan tetapi peran manusia tetap saja sebagai tulang punggung utama.  Secanggih apapun teknologi perusahaan Anda, akan sulit bersaing manakala yang menjalankan roda bisnisnya bukan SDM berkualitas.

Ketika Anda sedang membangun kesuksesan, Anda harus tahu bahwa bisnis Anda hanya sekuat anggota-anggota tim yang cerdas. Sebagai pemilik perusahaan, terserah Anda bagaimana cara menemukan orang-orang terbaik, mempekerjakan mereka, melatih mereka dan menumbuhkan mereka. Staf Anda perlu memberikan segala yang mereka punya. Itu adalah pekerjaannya dan tugas Anda untuk menemukan apa yang mereka miliki dan membawanya keluar untuk produktif.

Bagi perusahaan raksasa mungkin dapat mencari kandidat terbaik dengan cara outsourcing, dan juga mereka dapat membangun departemen SDM untuk melaksanakan assessment terhadap anggota tim yang berkontribusi lebih. Namun untuk perusahaan kecil dan start-up, bakat dan potensi biasanya jatuh pada pendiri perusahaan itu. Anda harus dapat melihat kemampuan tersembunyi karyawan serta mendayagunakannya. Ada 3 Cara Mencari Tahu Karyawan Bintang dalam Perusahaan Anda,  yang memiliki bakat dan potensi lebih dari sesungguhnya.

1.  Melakukan Mentoring secara Natural

Karyawan Anda bergabung dalam komunitas ini dengan berbagai latar belakang pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan.  Meski Anda mempekerjakan sepasang programmer, namun mereka akan berangkat dengan kemampuan dan ketrampilan kerja yang berbeda.  Satu orang akan mampu bekerja lebih efektif dan efisien meski mempunyai kemampuan coding yang sama.  Pendekatan dalam penyelesaian masalah tidak hanya menjadi ciri khas seorang bintang, namun mereka juga akan membantu rekan kerja untuk menjelaskan cara-cara yang lebih cepat dan lebih singkat dengan hasil lebih memuaskan.  Proses edukasi kepada rekan kerja berlangsung secara natural, dan inilah ciri seorang bintang dalam perusahaan, dimana mereka tidak hanya menggunakan kompetensinya namun juga berkontribusi kepada tim agar lebih kokoh dalam bekerja.

2.  Lebih sering Mendengar daripada Berbicara

Meeting sering menjadi kutukan bagi banyak orang dalam har-hari kerja mereka.  Waktu akan tersita hanya untuk berbicara dan tidak produktif.  Meeting terkadang menjadi kesempatan bagi orang-orang yang senang show-off dan pamer apa yang mereka pikirkan adalah sebuah ide besar.  Kebanyakan sementara karyawan akan memanfaatkan meeting sebagai kesempatan mencari-cari perhatian atasan, dengan berbicara dan mendominasi pembicaraan.  Karyawan bintang, bukan orang-orang yang bersuara paling lantang dalam meeting perusahaan. Mereka hanya duduk dalam diamnya, dan tahu tidak ada gunanya membahas sebuah ide yang tidak akan terjadi sehingga mereka akan menghabiskan waktu untuk berpikir. Mereka akan berkontribusi ketika itu penting. Mereka menyajikan ide baru dan menunggu reaksi. Atau mereka membunuh ide yang buruk dengan satu kritik, lalu tutup mulut.  Perusahaan yang sukses selalu dimulai dengan Nilai Kualitas daripada Kuantitas. Dan ini berlaku juga untuk kontribusi karyawan mereka terhadap perusahaan.  Bintang karyawan Anda adalah orang yang lebih sering mendengarkan dibanding berbicara.

3.  Peduli dengan Pekerjaannya

Tantangan terbesar bagi pelaku bisnis adalah menemukan karyawan yang benar-benar peduli dengan bisnis yang berjalan.  Bagi pendiri, perusahaan adalah segalanya, sedangkan bagi karyawan hanyalah sebatas pekerjaan yang dipegang saat ini sambil menantikan tawaran lebih baik.

Beberapa karyawan melakukan hal berbeda. Mereka mengambil sebanyak mungkin kebanggaan dalam pekerjaannya seolah sebagai pemilik perusahaan. Mereka fokus pada keberhasilan lebih dari mereka sendiri dan mereka bersedia berkorban untuk melihat bisnis perusahaan mencapai tujuannya.  Gairah bukan sesuatu yang dapat diukur namun sesuatu yang Anda dapat dilihat dan dirasakan. Ketika Anda melihatnya, maka promosikanlah!

Leave a Reply