21 Cara menjadi Pemimpin yang Lebih Baik (bagian kedua)

Apakah yang perlu Anda ketahui tentang menjadi Pemimpin Lebih Baik, tanpa harus memahami tentang Teknologi Terbaru, Ilmu Kedirgantaraan, atau Dunia Otomotif Mutakhir.  Langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menjadi Pemimpin yang Lebih Baik adalah :

being a better leader 211. Jangan Berbicara untuk Berpikir.

Suara cukup mengganggu konsentrasi Anda jika tengah berpikir, maka sebaiknya berpikirlah dengan tenang, tanpa mengumbar kata-kata, karena ingin terlihat sebagai seorang pemimpin yang handal.  Pikiran Anda tidak tercermin dari lantangnya suara pada saat berbicara.  Orang lain akan terpecah perhatiannya, demi usaha Anda menarik perhatian mereka.

12.  Berikan Umpan Balik Positif.

Lakukan Umpan Balik Positif sesering yang mungkin dilakukan, karena Anda tidak akan pernah tahu, cukup tidaknya masukan dan inputan bagi Tim Anda.  Tidak perlu merasa terganggu dengan permintaan mereka, selama masih dalam koridor wajar dan komunikasi yang seharusnya.

13.  Duduk di Tempat pada Umumnya.

Jangan jadikan meja Anda sebagai tameng kekuasaan, sehingga bawahan dan anggota tim merasa sungkan dan canggung dalam membangun komunikasi.  Duduklah Anda ditempat kebanyakan orang melakukannya, sehingga terlihat sebagai seorang Pemimpin yang membumi (down to earth).

14. Hadir atau Datang.

Pastikan Anda selalu siap dengan permintaan bawahan, baik masukan, saran atau intruksi.  Tidak melulu Anda harus terlihat secara fisik, namun kesiapan Anda dalam menerima bawahan, baik melalui media komunikasi lainnya, tentu cukup menjadi pencerahan dalam komunikasi.  Akan tetapi Anda sangat memberikan contoh Kepemimpinan pada saat forum dimana perlu hadir, maka aturlah jadwal Anda sehingga dapat mengakomodir banyak permintaan.

15.  Bertanya Lebih daripada Menyuruh.

Sebagai Pemimpin Anda berhak memerintah atau menyuruh sebanyak yang diinginkan, namun sebagai Pribadi dengan Kepemimpinan Sejati, Anda perlu banyak bertanya dengan maksud menggali potensi dan memberikan pelatihan kepada bawahan, daripada sekedar memberi tugas.  Pemimpin perlu tahu banyak semua sisi organisasinya, sehingga tidak salah sering bertanya kepada semua orang, dan tidak akan menurunkan harga diri Anda sebagai Pemimpin.

16.  Tunjukkan Lebih daripada Meminta.

Pemimpin adalah role model dalam segala hal, maka tunjukkan perilaku dan karakter seorang Pemimpin Sejati.  Anda tidak perlu banyak meminta dari para pengikut, karena sejatinya mereka akan mengikuti pada saat Anda menunjukkan.  Pemimpin Contoh saat ini sangat jarang terlihat dengan alibi bahwa mereka sibuk dengan Tugas dan Pekerjaan, sementara inti dari Pemimpin adalah Pengikut, tanpa adanya pengikut maka tidak akan ada Kepemimpinan.

17.  Ulangi pada Diri Sendiri.

Hal-hal penting lakukan berkali-kali pada diri sendiri, meski Anda merasa sudah jenuh dan bosan, namun masih banyak orang yang belum mampu melakukannya.  Anda seorang yang sering turun ke bawah, melihat langsung keadaan tim, lakukanlah sebagai bagian dari Pribadi dan Karakter Anda, meski banyak pemimpin lainnya yang jarang bahkan tidak pernah melakukannya.

18.  Omong Kosong.

Hindari sikap omong kosong dan banyak perilaku lainnya yang merugikan, dimana jika Anda terpengaruh, sudah pasti Anda akan berada dalam posisi rugi atau underperform.  Buanglah sejauh mungkin perilaku buruk dalam minggu pertama, maka Anda akan dapatkan minggu-minggu berikutnya menjadi menganggumkan.

19.  e-mail hanya sebagai Informasi.

Jadikan surat elektronik sekedar informasi tambahan dalam pekerjaan Anda, dan jangan menjadi andalan dalam sebuah komunikasi.  Email bermanfaat dalam pengaturan jadwal atau rencana kerja, namun hubungan komunikasi tetap lebih efektif melalui tatap muka.

20.  Turun ke Bawah.

Sering melihat kondisi tim dibawah akan memberikan penilaian positif dalam Kepemimpinan Anda.  Anda tidak harus membina dan mengembangkan banyak bawahan langsung demi laporan dan paper work.  Turunlah dua level dari struktur Anda, dan segera dapati banyak insight dalam pengembangan Kepemimpinan Anda.

21.  Jadilah Menyenangkan.

Pemimpin yang menyenangkan adalah keinginan semua orang, dan pastinya harapan Anda sebagai Pemimpin.  Menjadi pribadi yang menyenangkan merupakan salah satu keberhasilan dalam Kepemimpinan.  Anda tidak harus jaim dalam posisi sebagai Pemimpin, demi harga diri dan martabat.  Kecenderungan Pribadi yang menyenangkan tidak hanya bermanfaat bagi Kepemimpinan, namun sangat berguna dalam Pengembangan Diri.

ikhtisar.com

Leave a Reply