11 Prinsip Nilai MBCfPE (Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence)

Dalam Manajemen Strategi, banyak tools yang dapat Anda pergunakan untuk Membuat dan Mengimplementasikan Visi dan Misi Organisasi sejak Level Strategic Planning sampai dengan Operational Planning.  Analisa SWOT, Balance Scorecard dan masih banyak lainnya menjadi Dasar Pembuatan Manajemen Strategi.  Saat ini pun mulai di pergunakan dalam Konsep Total Quality Management apa yang disebut dengan Malcolm Balridge Criteria for Performance Excellence, yakni sebuah Perspektif Sistem untuk Memahami Manajemen Kinerja.

Dalam MBCfPE ada 11 Nilai Inti yang dipergunakan, yakni

1. Kepemimpinan Visioner (Visionary Leadership)

Para Pemimpin Senior dalam Organisasi harus menetapkan Arah Organisasi yang berfokus pada Pelanggan, Nilai-nilai yang Jelas (Visible) dan Target Kinerja yang Tinggi.

2. Keunggulan yang dikendalikan Pelanggan (Customer Driven Excellence)

Kualitas dan Kinerja dinilai oleh Pelanggan Organisasi, sehingga harus bertanggung jawab terhadap Semua Features dan karakterisktik Produk dan Jasa Pelayanan, Akses ke Pelanggan yang Mudah dan Penciptaan Nilai kepada Pelanggan untuk mendorong Akuisisi, Kepuasan, Loyalitas dan Pengembangan Bisnis

3. Pembelajaran Organisasi dan Pribadi (Organizational and Personal Learning)

Pencapaian Kinerja Tertinggi membutuhkan Pendekatan dan Pembelajaran yang bersifat Personal Individu dan Organisasi.

4. Menghargai Karyawan dan Mitra Kerja (Valuing Employees and Partners)

Kesuksesan Organisasi akan sangat bergantung pada Pengetahuan, Ketrampilan, Kreativitas, Motivasi dan Latar Belakang dari Karyawan dan Mitra Kerja Organisasi tersebut.

5. Ketangkasan (Agility)

Ketangkasan diperlukan dengan adanya Kondisi Pasar yang sangat Agresif, Berubah Cepat dan Fleksibilitas Tinggi.  Ketangkasan memerlukan Sistem Kerja Baru, Simplifikasi dan Kemampuan Cepat dalam menghadapi Perubahan.

6. Berfokus Masa Depan (Focus on The Future)

Berfokus pada Masa Depan mencakup Pengembangan Kapabilitas dan Motivasi Karyawan, Pengembangan Kapabilitas Pemasok dan Mitra Kerja, Pengembangan Perencanaan, Kepemimpinan dan dan lainnya.

7. Mengelola untuk Inovasi (Managing for Innovation)

Inovasi berarti Membuat perubahan yang bermakna Meningkatkan dan Memperbaiki Kinerj Produk dan Jasa, Pelayanan dan Proses dalam Perusahaan.  Inovasi juga menciptakan NIlai Baru untuk Pihak yang berkepentingan.

8. Manajemen berdasarkan Fakta (Management by Fact)

Pengukuran Kinerja yang baik harus Berasal dari Kebutuhan dan Strategi Bisnis Perusahaan,  harus Memberikan Data dan Informasi penting tentang Proses Kunci dan Mencakup Outcome (Dampak) Produk dan Proses yang terjadi.

9. Tanggung Jawab Sosial (Social Responsibility)

Etika Bisnis sangat penting dalam Manajemen Kinerja, seperti Kesehatan Masyarakat, Keamanan dan Keselamatan, Lingkungan.  Antisipasi Dampak Negatif dari Produksi, Distribusi, Transportasi, Penggunaan dan Pembuatan Produk juga termasuk dalam Tanggung Jawab Sosial.

10. Berfokus pada Hasil dan Penciptaan Nilai (Focus on Results and Creating Value)

Hasil Kunci dalam Bisnis Organisasi yang perlu dilaporkan diantaranya Hasil Produk dan Proses, Hasil Berfokus Pelanggan, Hasil Berfokus pada Sumber Daya Manusia, Hasil Kepemimpinan dan Pengaturan dan Hasil Pasar dan Finansial.

11. Perspektif Sistem (Systems Perspective)

Malcolm Baldrige memberikan suatu Perspektif Sistem untuk Pengelolaan Organisasi dan Proses Kunci menuju Kinerja yang Unggul.

ikhtisar.com

Leave a Reply