10 Kualitas Orang dengan Emotional Intelligence yang Tinggi

10 Kualitas Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi
10 Kualitas Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Menjadi seseorang dengan IQ tinggi mungkin akan memberikan nilai tawar yang baik, namun dengan perkembangan dunia kerja saat ini, IQ semata tidaklah cukup perlu adanya kecerdasan lain seperti Emotional Intelligence.  Kecerdasan Emosional akan memperkuat Anda dalam menghadapi berbagai tantangan orang-orang yang ada disekitar Anda.  Berikut ini adalah Kualitas Orang dengan Emotional Intelligence yang Tinggi

  1. Tidak Perfeksionis

Menjadi perfeksionis dapat membuat Anda terjebak untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan, mengapa?  Karena mungkin kesulitan akan muncul, penundaan akan terjadi dan mencari-cari jawaban benar sementara belum ada satu jawabanpun.  Orang dengan EI yang tinggi tidak akan perfeksionis, mereka sadar bahwa tidak ada yang sempurna, dan jika terjadi kesalahan mereka akan belajar melakukan penyesuaian.

  1. Tahu Menyeimbangkan Kerja dan Kesenangan

Bekerja 24/7 dan tidak merawat diri sendiri akan menambahkan stres yang tidak perlu dan masalah kesehatan bagi hidup Anda. Karena itu, orang-orang dengan EI tahu kapan saatnya bekerja dan kapan saatnya harus bermain. Misalnya, jika mereka perlu memutuskan sambungan dari urusan dunia selama beberapa jam, atau bahkan seluruh hari pada akhir pekan, mereka akan melakukannya karena mereka sangat perlu waktu untuk rehat dan mengurangi tingkat stres.

  1. Mereka Merangkul Perubahan

Alih-alih takut akan perubahan, orang cerdas secara emosional menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan mereka. Menjadi takut terhadap perubahan akan menghalangi keberhasilan, sehingga mereka harus beradaptasi dengan perubahan di sekitarnya dan selalu berencana di tempat manapun perubahan perlu terjadi.

  1. Mereka tidak Mudah Terganggu

Orang dengan tinggi EI memiliki kemampuan untuk fokus pada tugas di tangannya dan tidak mudah terganggu oleh lingkungan sekitar mereka.

  1. Mereka BerEmpati

Daniel Goleman, psikolog dan penulis Focus: Driver Hidden of Excellence, mengatakan bahwa empati adalah salah satu dari lima komponen kecerdasan emosional. Kenyataannya bahwa bisa berhubungan dengan orang lain, menunjukkan kasih sayang, dan meluangkan waktu untuk membantu seseorang semuanya merupakan komponen penting dari EI. Selain itu, seorang yang empatik banyak ingin tahu tentang orang lain dan menggiring mereka untuk selalu mengajukan banyak pertanyaan setiap kali mereka bertemu orang baru.

  1. Mereka Tahu Kekuatan dan Kelemahan

Orang-orang dengan Kecerdasan Emosional tahu apa yang mereka dapat lakukan dengan baik dan apa yang tidak. Mereka bukan hanya menerima kekuatan dan kelemahan mereka; mereka juga tahu bagaimana memanfaatkan kekuatan dan kelemahan mereka dengan bekerja bersama orang yang tepat dalam situasi yang tepat.

  1. Mereka Punya Motivasi Diri

Orang engan Kecerdasan Emosional mempunyai semangat untuk selalu lebih baik, meski tidak mengharapkan hadiah diakhir.  Pada usia muda seorang dengan EI yang tinggi mempunyai kualitas nyata menjadi go-better.

  1. Mereka Tidak Tinggal di Masa Lalu

Orang dengan tinggi EI tidak memiliki waktu untuk tinggal di masa lalu karena mereka terlalu sibuk memikirkan kemungkinan apa yang terjadi besok. Mereka tidak membiarkan kesalahan masa lalu menjadikannya seorang pribadi negatif. Mereka pun tidak mendendam, karena keduanya hanya menambahkan stres dan mencegah untuk maju.

  1. Mereka Fokus pada Positif

Orang-orang cerdas lebih suka mencurahkan waktu dan energi mereka untuk memecahkan masalah. Alih-alih berbicara tentang hal negatif, mereka selalu melihat yang positif dan apa yang mereka dapat kontrol. Selain itu, mereka juga menghabiskan waktu dengan orang-orang positif lainnya dan bukan dengan orang-orang yang terus-menerus mengeluh.

  1. Mereka Menetapkan Batas-batas

Sementara orang-orang dengan EI tinggi mungkin tampak seperti fleksibel karena kesopanan dan kasih sayang mereka, mereka sebenarnya memiliki kekuatan untuk menetapkan batas-batas. Misalnya, mereka tahu bagaimana mengatakan TIDAK kepada orang lain. Alasannya? Ini akan mencegah mereka dari Kewalahan, Panik, dan Stress.

Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence) adalah bagian terintegrasi dengan Kecerdasan Intelektual (IQ), dan seseorang yang mempunyai kualitas emosi nan cerdas mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupannya.

Leave a Reply